Bekasi Tambah Truk Penyapu Jalan Menuju Bantargebang

BEKASI, SERUJI.CO.ID – Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Jawa Barat, segera menambah truk penyapu jalan yang akan dioperasikan di seluruh koridor perlintasan truk sampah jalur protokol menuju Bantargebang pada 2018.

“Saat ini Kota Bekasi baru memiliki satu unit truk penyapu jalan, itu pun hibah dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 2016. Kami berniat menambah lagi pada 2018 ini,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Jumhana Luthfi di Bekasi, Jumat (25/5).

Pihaknya bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat tengah membahas nominal alokasi anggaran untuk pengadaan truk baru penyapu jalan.

Dikatakan Luthfi, pihaknya berencana menambah sebanyak empat unit truk penyapu jalan pada 2018 yang akan dioperasikan di sejumlah ruas jalan protokol di wilayah setempat.

BACA JUGA:  Ribuan Kendaraan Dialihkan ke Tol Cikarang Barat

“Pembelian truk ini cukup mendesak karena sejumlah ruas jalan protokol dilintasi truk pengangkut sampah. Kadang yang namanya truk sampah milik DKI maupun Pemkot Bekasi suka mengeluarkan air licit atau sampahnya berserakan di jalan, yang paling sering dikomplain pengendara adalah baunya yang menyengat,” katanya.

Situasi itu kerap dirasakan pengendara yang selama ini melintas di koridor truk sampah seperti Jalan Sultan Agung, Jalan Sudirman, Jalan KH Noer Alie, Jalan Ir H Djuanda, Jalan Cut Meutia, Jalan Ahmad Yani dan Jalan Raya Narogong.

BACA JUGA:  Bekasi Wajibkan Tutup Tempat Hiburan Malam

“Bukan hanya membersihkan air licit, tapi mobil tersebut juga bisa membersihkan kotoran lain di jalan protokol yang mengarah ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Sumurbatu Bantargebang,” katanya.

BACA JUGA:  Ribuan Kendaraan Dialihkan ke Tol Cikarang Barat

Selain berfungsi membersihkan jalan, kata Luthfi, keberadaan truk penyapu jalan juga mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas yang kerap dialami petugas penyapu jalan.

“Terakhir ini sudah ada dua penyapu jalan di Kota Bekasi yang meninggal dunia karena tertabrak pengendara di ruas jalan protokol. Saya harap, petugas penyapu jalan ke depannya cukup membersihkan di jalan biasa saja yang tidak berbahaya,” ujarnya. (Ant/SU02)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Block title

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Jakarta Masuk Jajaran 30 Kota Terbaik Dunia untuk Ekosistem Startup Bertaraf Global

Ketua Umum Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI) Joddy Hernady memaparkan ada empat faktor yang menjadikan Jakarta sebagai kota 30 teratas penantang kuat ekonomi startup di dunia.

Satu Keluarga Tewas Akibat Terjebak Kebakaran Ruko di Jakarta Utara

“Keempat orang yang tewas itu merupakan satu keluarga,” kata Mustakim

Di Wilayah Ini, Kembali Listrik Padam Setelah Sebelumnya Menyala

Listrik masih byar-pet di wilayah ini. Rafiq salah satu warga yang tinggal di wilayah tersebut mengatakan bahwa pemadaman listrik oleh PLN terjadi pada pukul 07.00 WIB.

Bantah Klaim Anies Baswedan, Djarot: Program Pengelolaan Sampah ITF Sejak Era Ahok

Kata Anies Baswedan, di eranya baru ada program pengelolaan sampah ITF, tapi Djarot mengatakan justru di era Ahok. Jadi mana yang benar?

SIM Kamu Habis Masa Berlakunya Hari ini? Catat, Inilah Lokasi SIM Keliling di Jakarta

SIM habis masa berlakunya, jangan pusing, datang saja ke layanan SIM Keliling milik Polda Metro Jaya. Cari yang terdekat dengan lokasi mu...

Wow, Pagi Ini Kualitas Udara Jakarta Membaik Tidak Lagi Kota Terpolusi di Dunia

Berada di nomor urut 23 dunia, kualitas udara Jakarta pagi ini membaik. Apakah karena listrik padam panjang ya? coba simak di berita ini....

BODETABEK

Mengenaskan, Seorang Polisi Tewas Ditembak Rekannya Sesama Polisi

Seorang anggota polisi yang bertugas di Samsat Polda Metro Jaya dengan pangkat Brigadir Kepala (Bripka) berinisial RE tewas mengenaskan ditembak rekannya sesama polisi.

Partisipasi Pemilih di Depok Meningkat

METRO POPULER