Impor Daging Sapi di Bekasi Cukupi Stok Hingga Lebaran

BEKASI, SERUJI.CO.ID – Importir daging sapi di Kota Bekasi, Jawa Barat, mengatakan harga jual daging saat ini masib tetap stabil karena stok yang memadai hingga Lebaran 2018.

“Permintaan daging menjelang Ramadan 1439 Hijriah memang biasa mengalami peningkatan hingga tiga kali lipat setiap tahunnya. Kendati demikian, harga daging diupayakan bisa tetap stabil karena stok yang memadai,” kata Direktur Utama Suri Nusantara Jaya Dimas Wibowo di Bekasi, Jumat (11/5).

Menurut dia, saat ini gudang penyimpanan di Cikarang yang memiliki kapasitas tampung hingga 30.000 ton, masih terisi daging beku yang didatangkan dari Selandia Baru, Australia, India, dan Amerika.

BACA JUGA:  Bupati Bekasi Imbau Warga Tidak Golput

“Per hari kami suplai ke sejumlah distributor sekitar 3.000 s.d. 4.000 ton. Namun, jumlah itu biasanya meningkat hingga tiga kali lipat jelang Ramadan nanti. Biasanya peningkatan dimulai H-2 Ramadan hingga hari pertama Ramadan,” katanya.


Tren peningkatan permintaan juga akan kembali muncul menjelang Idulfitri. Namun, diperkirakan stok daging yang tersedia mencukupi hingga Idulfitri.

“Tidak hanya stok yang kami pastikan mencukupi, harga pun kami upayakan stabil seperti saat ini, yakni Rp75 ribu hingga Rp80 ribu per kilogram untuk daging beku. Sementara itu, daging segar lebih mahal harganya sebesar Rp90 ribu/kg,” ucapnya.

Dimas mengatakan bahwa konsumen tanah air hingga saat ini cenderung lebih menyenangi daging sapi segar.

BACA JUGA:  Warga Bekasi Diresahkan Kehadiran Sejumlah Monyet Liar

“Daging dalam kondisi beku cenderung lebih higienis sebab kuman lebih mudah tumbuh pada media daging yang lebih hangat, yakni daging segar,” ucapnya.

Konsumen Syahrul Shaleh (34) mengatakan bahwa daging yang dibelinya juga sudah termasuk stok kebutuhan selama Ramadan.

BACA JUGA:  Razia Gepeng, Satpol PP Bekasi Menyamar Jadi Preman

“Biasa, sebelum Ramadan ‘kan suka ‘ngadain’ ‘munggahan’, makanya beli daging sekalian 7 kilogram, ” ucapnya.

Sebagai penikmat daging yang juga mengelola katering, dia berharap harga daging dapat terus dipertahankan stabil.

“Ya, toleransi maksimal Rp100 ribu/kg. Kalau lebih tinggi daripada itu, rasanya tidak wajar,” ucapnya. (Ant/SU02)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Block title

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Jakarta Masuk Jajaran 30 Kota Terbaik Dunia untuk Ekosistem Startup Bertaraf Global

Ketua Umum Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI) Joddy Hernady memaparkan ada empat faktor yang menjadikan Jakarta sebagai kota 30 teratas penantang kuat ekonomi startup di dunia.

Satu Keluarga Tewas Akibat Terjebak Kebakaran Ruko di Jakarta Utara

“Keempat orang yang tewas itu merupakan satu keluarga,” kata Mustakim

Di Wilayah Ini, Kembali Listrik Padam Setelah Sebelumnya Menyala

Listrik masih byar-pet di wilayah ini. Rafiq salah satu warga yang tinggal di wilayah tersebut mengatakan bahwa pemadaman listrik oleh PLN terjadi pada pukul 07.00 WIB.

Bantah Klaim Anies Baswedan, Djarot: Program Pengelolaan Sampah ITF Sejak Era Ahok

Kata Anies Baswedan, di eranya baru ada program pengelolaan sampah ITF, tapi Djarot mengatakan justru di era Ahok. Jadi mana yang benar?

SIM Kamu Habis Masa Berlakunya Hari ini? Catat, Inilah Lokasi SIM Keliling di Jakarta

SIM habis masa berlakunya, jangan pusing, datang saja ke layanan SIM Keliling milik Polda Metro Jaya. Cari yang terdekat dengan lokasi mu...

Wow, Pagi Ini Kualitas Udara Jakarta Membaik Tidak Lagi Kota Terpolusi di Dunia

Berada di nomor urut 23 dunia, kualitas udara Jakarta pagi ini membaik. Apakah karena listrik padam panjang ya? coba simak di berita ini....

BODETABEK

Mengenaskan, Seorang Polisi Tewas Ditembak Rekannya Sesama Polisi

Seorang anggota polisi yang bertugas di Samsat Polda Metro Jaya dengan pangkat Brigadir Kepala (Bripka) berinisial RE tewas mengenaskan ditembak rekannya sesama polisi.

Partisipasi Pemilih di Depok Meningkat

METRO POPULER

Proyek Blast Furnace Potensi Rugikan Krakatau Rp10 Triliun, Said Didu: Kontraktornya dari China

Nah lho? Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, M Said Didu mengatakan bahwa proyek blast furnace tersebut dikerjakan oleh kontraktor dari negara China.