Narkoba di Kalangan Pelajar Meningkat

BOGOR, SERUJI.CO.ID – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor, Jawa Barat, menyatakan penggunaan narkotika pada kalangan pelajar terus mengalami peningkatan, tahun 2017 tercatat 87 pelajar sebagai pengguna narkotika.

Tetapi untuk saat ini sudah ada lebih dari 338 orang dengan kategori remaja dan pelajar harus melakukan rehabilitasi (penyembuhan) pada daerah setempat, kata Kepala Seksi dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNK Kabupaten Bogor Rika Indriati di Cibinong, Jumat (18/5).

Menurut dia penggunaan narkotika itu sudah tersebar dan paling banyak terdapat di wilayah Kabupaten Bogor sebelah barat, timur, maupun selatan. Dan pengguna rata-rata kalangan pelajar maupun remaja.

Dalam upaya mengantisipasi adanya hal tersebuit, terus melakukan koordinasi wilayah dengan aparatur negara. Pasalnya peredaraan tersebut masuk ke daerah setempat diperkirakan pada Tahun 2014 hingga saat ini.


“Rata-rata mereka yang menjadi pencandu awalnya hanya mencoba-coba hingga akhirnya menjadi pemakai teratur atau aktif dan kecanduan. Selain itu juga karena faktor lingkungan bermain yang memungkinkan untuk menjadi pemakai,” katanya.

BACA JUGA:  Satlantas Polres Bogor Nyatakan Arus Lalu Lintas Menurun

Dengan adanya perkembangan jaman tentu akan bermunculan jenis narkotika yang memiliki efek berfariasi dan harga yang masih dapat terjangkau untuk kalangan remaja maupun pelajar.

Dan biasanya anak-anak pelajar maupun remaja sering kalinya menggunakan narkotika sepserti syntetic cathinone (ganja sintetis), obat penenang (dextromethrophan, tramadol), maupun lain sebagainya.

Ia menambahkan dalam hal ini narkotika digolongkan menjadi tiga jenis narkotika yang banyak beredar. Di antaranya tembakau cap gorila (tembakau yang diberi cairan adiktif), sabu hitam/sabu cair (turunan ekstasi), dan syntetic cathinone (ganja sintetis) Namun dalam upaya tersebut dari pengkajian terdapat lebih dari 210 jenis narkotika berbahaya yang dimana bila terlalu banyak pemakaian maka dapat menimbulkan kematian maupun kerusakan pada saraf.

Sementara itu, Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Egy Gunadhi Wubhawa menyimpulkan peredaran narkotika pada saat ini cukup mengkhawatirkan dan merusak pemuda bangsa.

BACA JUGA:  Dinkes Bogor Sediakan Layanan Cek Kesehatan Gratis
BACA JUGA:  Empat Titik Rawan Kecelakaan Lalu Lintas Saat Mudik

Padahal pemuda-pemuda tangguh harus berjuang dan meregenerasi maupun menjalankan sistem atau roda pemerintah, swasta guna masa depan yang lebih baik.

Namun bila hal tersebut dapat dirusak dengan adanya narkotika maka penerus bangsa akan punah dan tertunya krisis kepemimpinan pada daerah akan terjadi. Selain itu perlunya aparatur neghara yang berkoordinasi dengan BNNK Bogor harus mengembalikan fungsi pemuda seperti sedia kala.

“Pemberantasan narkoba bukan hanya tugas BNN atau Pemerintah Daerah, tapi juga tugas keluarga dan orang terdekat. Artinya, selain peran pemerintah, peran orangtua di rumah juga menentukan nasib anak. Karena anak lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah ketimbang di sekolah. Maka semuanya harus bersinergi, karena narkoba benar-benar sangat mengancam,” katanya. (Ant/SU02)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Block title

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Jakarta Masuk Jajaran 30 Kota Terbaik Dunia untuk Ekosistem Startup Bertaraf Global

Ketua Umum Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI) Joddy Hernady memaparkan ada empat faktor yang menjadikan Jakarta sebagai kota 30 teratas penantang kuat ekonomi startup di dunia.

Satu Keluarga Tewas Akibat Terjebak Kebakaran Ruko di Jakarta Utara

“Keempat orang yang tewas itu merupakan satu keluarga,” kata Mustakim

Di Wilayah Ini, Kembali Listrik Padam Setelah Sebelumnya Menyala

Listrik masih byar-pet di wilayah ini. Rafiq salah satu warga yang tinggal di wilayah tersebut mengatakan bahwa pemadaman listrik oleh PLN terjadi pada pukul 07.00 WIB.

Bantah Klaim Anies Baswedan, Djarot: Program Pengelolaan Sampah ITF Sejak Era Ahok

Kata Anies Baswedan, di eranya baru ada program pengelolaan sampah ITF, tapi Djarot mengatakan justru di era Ahok. Jadi mana yang benar?

SIM Kamu Habis Masa Berlakunya Hari ini? Catat, Inilah Lokasi SIM Keliling di Jakarta

SIM habis masa berlakunya, jangan pusing, datang saja ke layanan SIM Keliling milik Polda Metro Jaya. Cari yang terdekat dengan lokasi mu...

Wow, Pagi Ini Kualitas Udara Jakarta Membaik Tidak Lagi Kota Terpolusi di Dunia

Berada di nomor urut 23 dunia, kualitas udara Jakarta pagi ini membaik. Apakah karena listrik padam panjang ya? coba simak di berita ini....

BODETABEK

Mengenaskan, Seorang Polisi Tewas Ditembak Rekannya Sesama Polisi

Seorang anggota polisi yang bertugas di Samsat Polda Metro Jaya dengan pangkat Brigadir Kepala (Bripka) berinisial RE tewas mengenaskan ditembak rekannya sesama polisi.

Partisipasi Pemilih di Depok Meningkat

METRO POPULER