Pemkab Tangerang Lakukan Pendataan Pekerja Pabrik di Bantaran Sungai

TANGERANG, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, melakukan pendataan jumlah pekerja pada pabrik yang berada di bantaran sungai di Kecamatan Sepatan Timur karena tidak mengantongi izin.

“Sudah direncanakan untuk dibongkar dan berupaya menyalurkan pekerja ke pabrik lain yang resmi,” kata Kepala Trantib Kecamatan Sepatan Timur, Tata Jauhari di Tangerang, Kamis (3/5).

Menurut dia, pekerja di pabrik itu mayoritas adalah penduduk lokal, bila dibongkar dapat dialihkan sehingga mereka tidak kehilangan pekerjaan.

Masalah itu terkait Pemkab Tangerang, mengagendakan untuk membongkar sebanyak 35 pabrik di Kecamatan Sepatan Timur karena tidak mengantongi izin dari instansi berwenang.

BACA JUGA:  SPSI Tangerang Akui Keterampilan Buruh Masih Minim

Sedangkan pemilik pabrik sengaja membangun di lahan pengairan milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera).

Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan aparat KemenPU-Pera di Jakarta dan rapat sebanyak empat kali untuk membahas keberadaan pabrik tersebut.

Namun sejumlah pabrik tersebut berada di Desa Lebak Wangi, Kedaung Barat, Pondok Kelor yang berdekatan dengan daerah aliran Sungai Cisadane.

Dia mengatakan hasil rapat di Jakarta, bahwa di lokasi pabrik itu dijadikan pelebaran jalan dan jalur hijau sebagai paru-paru kota.

Aparat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Pemkab Tangerang tidak mengeluarkan izin kepada pengelola pabrik itu karena berada di lahan milik pemerintah.

BACA JUGA:  Pemkab Tangerang Perbaiki RTLH di Tiga Kecamatan

Pemilik pabrik seolah mengabaikan perizinan dan hanya meminta surat rekomendasi dari desa setempat tapi tidak dikabulkan tapi tetap membangun serta merekrut tenaga kerja.

Tata menambahkan pihaknya meminta aparat Disnaker setempat untuk menyalurkan kepada sekitar 300 pekerja sesuai data sementara.

BACA JUGA:  Tunggakan Pajak Kendaraan di Tangerang Capai Rp640 Miliar

Keberadaan pabrik itu hanya bermanfaat untuk kepentingan pengusaha, maka bila dibongkar dapat berguna untuk publik berupa pelebaran jalan dan jalur hijau. (Ant/SU01)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Block title

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Jakarta Masuk Jajaran 30 Kota Terbaik Dunia untuk Ekosistem Startup Bertaraf Global

Ketua Umum Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI) Joddy Hernady memaparkan ada empat faktor yang menjadikan Jakarta sebagai kota 30 teratas penantang kuat ekonomi startup di dunia.

Satu Keluarga Tewas Akibat Terjebak Kebakaran Ruko di Jakarta Utara

“Keempat orang yang tewas itu merupakan satu keluarga,” kata Mustakim

Di Wilayah Ini, Kembali Listrik Padam Setelah Sebelumnya Menyala

Listrik masih byar-pet di wilayah ini. Rafiq salah satu warga yang tinggal di wilayah tersebut mengatakan bahwa pemadaman listrik oleh PLN terjadi pada pukul 07.00 WIB.

Bantah Klaim Anies Baswedan, Djarot: Program Pengelolaan Sampah ITF Sejak Era Ahok

Kata Anies Baswedan, di eranya baru ada program pengelolaan sampah ITF, tapi Djarot mengatakan justru di era Ahok. Jadi mana yang benar?

SIM Kamu Habis Masa Berlakunya Hari ini? Catat, Inilah Lokasi SIM Keliling di Jakarta

SIM habis masa berlakunya, jangan pusing, datang saja ke layanan SIM Keliling milik Polda Metro Jaya. Cari yang terdekat dengan lokasi mu...

Wow, Pagi Ini Kualitas Udara Jakarta Membaik Tidak Lagi Kota Terpolusi di Dunia

Berada di nomor urut 23 dunia, kualitas udara Jakarta pagi ini membaik. Apakah karena listrik padam panjang ya? coba simak di berita ini....

BODETABEK

Mengenaskan, Seorang Polisi Tewas Ditembak Rekannya Sesama Polisi

Seorang anggota polisi yang bertugas di Samsat Polda Metro Jaya dengan pangkat Brigadir Kepala (Bripka) berinisial RE tewas mengenaskan ditembak rekannya sesama polisi.

Partisipasi Pemilih di Depok Meningkat

METRO POPULER

Proyek Blast Furnace Potensi Rugikan Krakatau Rp10 Triliun, Said Didu: Kontraktornya dari China

Nah lho? Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, M Said Didu mengatakan bahwa proyek blast furnace tersebut dikerjakan oleh kontraktor dari negara China.