Pemkab Tangerang Realisasikan Bangun Ribuan Ruang Kelas

TANGERANG, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten sudah merealisasikan membangu sebanyak 4.249 ruang kelas untuk menunjang program pendidikan tingkat SD dan SMP yang tersebar pada 29 kecamatan.

“Ini merupakan pencapaian program unggulan bidang pendidikan tahun 2013-2018,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Tangerang, Hadisa Masyhur di Tangerang, Rabu (2/5).

Hadisa mengatakan tujuan penambahan ruang kelas tersebut untuk membantu program pemerintah daerah yang fokus terhadap pendidikan dasar.

Dia mengatakan proses belajar mengajar terhadap anak didik akan mengalami kendala bila jumlah ruang kelas tidak memadai dan kurang layak.


Untuk itu, Pemkab Tangerang melakukan pembenahan termasuk menambah ruang kelas karena selama ini jumlahnya terbatas.

BACA JUGA:  Tangerang Akan Bongkar 35 Pabrik Tanpa Izin

Menurut dia, selain penambahan ruang kelas, perhatian terhadap kesejahteraan guru perlu termasuk kepada para guru honorer.

Saat ini Pemkab Tangerang, telah memberikan honor kepada sekitar 8.000 guru honorer SD dan SMP dan tidak ada lagi yang mengeluh akibat pemberian terlambat.

Namun untuk guru SD menerima Rp822 ribu dan guru SMP mendapatkan sebesar Rp824 ribu setiap bulan yang berasal dari APBD setempat.

Dasar hukum pemberian honor tersebut adalah Peraturan Bupati (Perbup) yang ditandatangani Ahmed Zaki Iskandar.

Sedangkan pemberian honor tersebut pada tahun 2017 sebesar Rp795 ribu, diberikan kepada sekitar 3.000 guru SD dan SMP.

BACA JUGA:  Menhub Uji Coba Nopol Ganjil-Genap Tol Tangerang-Jakarta

Dia menambahkan telah membangun sebanyak 1.524 unit program sanitasi sekolah yang bertujuan agar lingkungan sekolah sehat karena memiliki sarana penunjang kebersihan.

BACA JUGA:  Dishub Tangerang Lakukan Kajian Atasi Kemacetan

Bahkan pihaknya juga telah memberikan beasiswa kepada sebanyak 19.374 siswa yang orang tuanya tidak mampu sehingga dibantu untuk kelancaran menempuh pendidikan.

Sebelumnya, banyak tenaga honorer termasuk guru setempat meminta diangkat menjadi aparat sipil negara (ASN) karena dianggap telah membantu kegiatan pemerintah daerah.

Pengangkatan honorer itu terkendala sejak 2012 karena Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) melakukan moratorium ASN. (Ant/SU01)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Block title

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Jakarta Masuk Jajaran 30 Kota Terbaik Dunia untuk Ekosistem Startup Bertaraf Global

Ketua Umum Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI) Joddy Hernady memaparkan ada empat faktor yang menjadikan Jakarta sebagai kota 30 teratas penantang kuat ekonomi startup di dunia.

Satu Keluarga Tewas Akibat Terjebak Kebakaran Ruko di Jakarta Utara

“Keempat orang yang tewas itu merupakan satu keluarga,” kata Mustakim

Di Wilayah Ini, Kembali Listrik Padam Setelah Sebelumnya Menyala

Listrik masih byar-pet di wilayah ini. Rafiq salah satu warga yang tinggal di wilayah tersebut mengatakan bahwa pemadaman listrik oleh PLN terjadi pada pukul 07.00 WIB.

Bantah Klaim Anies Baswedan, Djarot: Program Pengelolaan Sampah ITF Sejak Era Ahok

Kata Anies Baswedan, di eranya baru ada program pengelolaan sampah ITF, tapi Djarot mengatakan justru di era Ahok. Jadi mana yang benar?

SIM Kamu Habis Masa Berlakunya Hari ini? Catat, Inilah Lokasi SIM Keliling di Jakarta

SIM habis masa berlakunya, jangan pusing, datang saja ke layanan SIM Keliling milik Polda Metro Jaya. Cari yang terdekat dengan lokasi mu...

Wow, Pagi Ini Kualitas Udara Jakarta Membaik Tidak Lagi Kota Terpolusi di Dunia

Berada di nomor urut 23 dunia, kualitas udara Jakarta pagi ini membaik. Apakah karena listrik padam panjang ya? coba simak di berita ini....

BODETABEK

Mengenaskan, Seorang Polisi Tewas Ditembak Rekannya Sesama Polisi

Seorang anggota polisi yang bertugas di Samsat Polda Metro Jaya dengan pangkat Brigadir Kepala (Bripka) berinisial RE tewas mengenaskan ditembak rekannya sesama polisi.

Partisipasi Pemilih di Depok Meningkat

METRO POPULER