KAI Bantah Pemberitaan Angkut 800 Penumpang per Gerbong

JAKARTA, SERUJI.CO.ID PT KAI membantah pemberitaan yang tidak akurat mengenai arus balik penumpang KA lokal Merak-Rangkasbitung yang ditampilkan pada masa angkutan lebaran tahun 2018.

“Berita dan foto yang beredar di media saat ini mengenai arus balik penumpang KA Lokal Merak- Rangkasbitung dengan jumlah penumpang 800-900 per kereta, itu tidak benar. Dan, foto yang ditampilkan tidak sesuai dengan kondisi saat ini,” kata Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta, Edy Kuswoyo, dalam siaran pers, Senin (18/6).

Selain itu, ujar dia, foto penunjang berita yang ditampilkan tidak menggambarkan situasi sebenarnya, yang terjadi pada arus balik (17 Juni 2018), melainkan, menampilkan foto tahun 2015.

“Ini artinya, antara foto dan tulisan belum kredibel dan seimbang. Seharusnya wartawan melakukan konfirmasi data kepada pihak PT KAI, khususnya Humas Daop 1 Jakarta sebelum menuliskan berita dan menampilkan foto yang terupdate,” paparnya.

BACA JUGA:  Sandiaga Ajak Pendatang Ikut Program OK-OCE

Dipaparkan bahwa KA Lokal Rangkasbitung- Merak melayani penumpang kereta api dengan relasi stasiun Rangkasbitung menuju stasiun Merak.

Ketika memasuki masa Angkutan Lebaran, tidak hanya KA Jarak Jauh yang mengalami lonjakan penumpang, tapi juga KA Lokal, salah satunya KA Lokal Rangkasbitung-Merak.

“Perlu kami informasikan bahwa, penumpang KA Lokal saat arus balik 17 Juni 2018 lalu tidak padat seperti yang diberitakan,” katanya.

Ia menjelaskan, PT KAI menjual tiket KA Lokal 150 persen dengan total penumpang 159 orang per kereta atau gerbong, bila sudah terpenuhi 150 persen kapasitasnya, maka sistem ticketing akan tertutup (tidak akan ada penjulan tiket).

PT KAI juga pastikan tidak mungkin mengangkut dalam satu gerbong sampai 250 penumpang, bahkan sampai 800-900 orang per kereta, seperti yang diberitakan.

BACA JUGA:  Tiga Motor Ikut Ludes Saat Mess Suku Dinas Kehutanan Jakbar Terbakar
BACA JUGA:  Disoraki Kelompok Berseragam di Istana Bogor, Ini Tanggapan Anies Baswedan

Setiap harinya, KA Lokal Rangkasbitung-Merak memiliki jadwal 6 kali perjalanan, maka bila pergi-pulang (PP) menjadi 12 perjalanan. KA Lokal Rangkas-Merak terdiri dari 8 gerbong, setiap gerbong terdiri 106 tepat duduk, sehingga total 848 penumpang.

Jika ditambah dengan 50 persen (dari 150 persen), maka setiap gerbong menjadi 159 penumpang, maka total 8 gerbong menjadi 1.272 penumpang sekali perjalanan. Ini artinya, dalam satu hari stasiun Rangkasbitung mengangkut 1.272 penumpang x 6 perjalanan = 7.632 penumpang.

Begitu juga sebaiknya dari stasiun Merak mengangkut jumlah yang sama. Sehingga total keseluruhan, 15.264 penumpang KA.

Berikut Jadwal KA Lokal Rangkasbitung – Merak (PP) yang berhenti di 11 stasiun, (Stasiun Rangkasbitung, Jambu Baru, Catang, Cikeusal, Walantaka, Serang, Karangantu, Tonjong Baru, Cilegon, Krenceng, dan Stasiun Merak). (Ant/Su02)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Block title

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Jakarta Masuk Jajaran 30 Kota Terbaik Dunia untuk Ekosistem Startup Bertaraf Global

Ketua Umum Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI) Joddy Hernady memaparkan ada empat faktor yang menjadikan Jakarta sebagai kota 30 teratas penantang kuat ekonomi startup di dunia.

Satu Keluarga Tewas Akibat Terjebak Kebakaran Ruko di Jakarta Utara

“Keempat orang yang tewas itu merupakan satu keluarga,” kata Mustakim

Di Wilayah Ini, Kembali Listrik Padam Setelah Sebelumnya Menyala

Listrik masih byar-pet di wilayah ini. Rafiq salah satu warga yang tinggal di wilayah tersebut mengatakan bahwa pemadaman listrik oleh PLN terjadi pada pukul 07.00 WIB.

Bantah Klaim Anies Baswedan, Djarot: Program Pengelolaan Sampah ITF Sejak Era Ahok

Kata Anies Baswedan, di eranya baru ada program pengelolaan sampah ITF, tapi Djarot mengatakan justru di era Ahok. Jadi mana yang benar?

SIM Kamu Habis Masa Berlakunya Hari ini? Catat, Inilah Lokasi SIM Keliling di Jakarta

SIM habis masa berlakunya, jangan pusing, datang saja ke layanan SIM Keliling milik Polda Metro Jaya. Cari yang terdekat dengan lokasi mu...

Wow, Pagi Ini Kualitas Udara Jakarta Membaik Tidak Lagi Kota Terpolusi di Dunia

Berada di nomor urut 23 dunia, kualitas udara Jakarta pagi ini membaik. Apakah karena listrik padam panjang ya? coba simak di berita ini....

BODETABEK

Mengenaskan, Seorang Polisi Tewas Ditembak Rekannya Sesama Polisi

Seorang anggota polisi yang bertugas di Samsat Polda Metro Jaya dengan pangkat Brigadir Kepala (Bripka) berinisial RE tewas mengenaskan ditembak rekannya sesama polisi.

Partisipasi Pemilih di Depok Meningkat

METRO POPULER