Masyarakat DKI Jakarta 20 Persen Alami Permasalahan Kejiwaan

0
23
Penderita gangguan jiwa (ilustrasi)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan sekitar 20 persen dari masyarakat Jakarta mengalami permasalahan kejiwaan.

“Ancer-ancer kita 20 persen dari masyarakat Jakarta mengalami permasalahan kejiwaan dan ini perlu dipetakan dengan policy atau kebijakan yang tepat dan itu akan dirumuskan dengan nanti mendirikan Jakarta Institute for Mental Health,” kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (17/5).

Ujungnya ingin memastikan bahwa Jakarta ingin memastikan bahwa Jakarta itu kondusif untuk semua aspek daripada pembangunan metropolis, katanya.

“Dan kita harapkan kegiatan ekonomi yang akan bergerak ini ditopang oleh SDM yang berdaya saing dan jika daya saing kita kuat, tentunya kita harapkan lapangan kerja akan terbuka,” kata Wagub.

Serta masih banyak kekhawatiran dari prevalensi tingkat depresi, tingkat stres baik rendah, sedang maupun berat, dipicu oleh berbagai kejadian yang disekitarnya maupun dipicu situsional metropolis, katanya.

“Kita baru mendapatkan data-data dari pilot case di Kepulauan Seribu dimana tingkat stress masyarakat di Kepulauan Seribu khususnya di Pulau Panggang itu cukup tinggi, itu rata-rata nasional,” kata Wagub. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama