Pemprov DKI Cairkan Dana Kompensasi Bau Sampah Bantargebang

BEKASI, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mendistribusikan dana kompensasi bau sampah kepada 18.094 Kepala Keluarga di tiga kelurahan Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.

“Distribusi dana kompensasi itu dikirim DKI melalui Bank Jabar-Banten (BJB) dan ditransfer langsung melalui rekening masing-masing penerima,” kata Camat Bantargebang Asep Gunawan di Bekasi, Senin (4/6).

Menurut dia, dana kompensasi tersebut telah dikirimkan Pemprov DKI ke rekening Bank BJB sejak Kamis (31/5).

Asep mengatakan, dana tersebut dipastikan sudah diterima warga sekitar Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang sejak Sabtu (2/6) dan Ahad (3/6).

BACA JUGA:  Jumlah Penumpang Bus Transjakarta Rute Ragunan Melonjak

Nominal kompensasi yang diterima warga senilai total Rp600.000 per kepala keluarga untuk periode triwulan pertama Januari-Maret 2018.

Penerima bantuan itu berasal dari Kelurahan Ciketing Udik, Kelurahan Cikiwul dan Kelurahan Sumurbatu sebanyak total 18.094 kepala keluarga.

“Satu bulannya dapat jatah Rp200.000 per KK sebagai dana ganti rugi pencemaran udara dan lingkungan oleh sampah warga DKI,” katanya.

Ia mengatakan dana kompensasi itu diakuinya sempat molor dari waktu pencairan yang disepakati pada April 2018, akibat adanya masalah administrasi pemerintahan.

Namun demikian, dirinya mewakili warga penerima kompensasi menyampaikan rasa terima kasih kepada DKI yang telah membantu masyarakat sekitar di tengah kebutuhan ekonomi yang tengah mendesak saat ini.

BACA JUGA:  Berbeda dengan Keterangan Polisi, Ibu Korban Ungkap Anaknya Tewas Setelah Terinjak di Acara Bagi Sembako

“Dana ini rata-rata digunakan warga untuk keperluan anak yang mau masuk sekolah. Selain itu juga bertepatan dengan puasa Ramadhan dan menjelang Lebaran,” katanya.

BACA JUGA:  Jumlah Penumpang Bus Transjakarta Rute Ragunan Melonjak

Asep menambahkan, Pemprov DKI juga menjanjikan dana kompensasi bau untuk triwulan kedua April-Juni akan cair di akhir Juni 2018.

“Prosedur pencairannya langsung oleh camat dan lurah yang sebelumnya membuat daftar penerima bantuan tunai untuk setahun. Kemudian didata dan diolah dari masing-masing RT dan RW, Camat baru dibuat Surat Keputusan,” katanya. (Ant/SU02)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Block title

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Jakarta Masuk Jajaran 30 Kota Terbaik Dunia untuk Ekosistem Startup Bertaraf Global

Ketua Umum Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI) Joddy Hernady memaparkan ada empat faktor yang menjadikan Jakarta sebagai kota 30 teratas penantang kuat ekonomi startup di dunia.

Satu Keluarga Tewas Akibat Terjebak Kebakaran Ruko di Jakarta Utara

“Keempat orang yang tewas itu merupakan satu keluarga,” kata Mustakim

Di Wilayah Ini, Kembali Listrik Padam Setelah Sebelumnya Menyala

Listrik masih byar-pet di wilayah ini. Rafiq salah satu warga yang tinggal di wilayah tersebut mengatakan bahwa pemadaman listrik oleh PLN terjadi pada pukul 07.00 WIB.

Bantah Klaim Anies Baswedan, Djarot: Program Pengelolaan Sampah ITF Sejak Era Ahok

Kata Anies Baswedan, di eranya baru ada program pengelolaan sampah ITF, tapi Djarot mengatakan justru di era Ahok. Jadi mana yang benar?

SIM Kamu Habis Masa Berlakunya Hari ini? Catat, Inilah Lokasi SIM Keliling di Jakarta

SIM habis masa berlakunya, jangan pusing, datang saja ke layanan SIM Keliling milik Polda Metro Jaya. Cari yang terdekat dengan lokasi mu...

Wow, Pagi Ini Kualitas Udara Jakarta Membaik Tidak Lagi Kota Terpolusi di Dunia

Berada di nomor urut 23 dunia, kualitas udara Jakarta pagi ini membaik. Apakah karena listrik padam panjang ya? coba simak di berita ini....

BODETABEK

Mengenaskan, Seorang Polisi Tewas Ditembak Rekannya Sesama Polisi

Seorang anggota polisi yang bertugas di Samsat Polda Metro Jaya dengan pangkat Brigadir Kepala (Bripka) berinisial RE tewas mengenaskan ditembak rekannya sesama polisi.

Partisipasi Pemilih di Depok Meningkat

METRO POPULER