Sandiaga Persilahkan Polda Metro Periksa Pegawai Pemprov Terkait Sembako Maut

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno mempersilahkan penyidik Polda Metro Jaya memeriksa pegawai di Pemerintah Provinsi. DKI Jakarta terkait kasus “sembako maut” di Lapangan Monumen Nasional (Monas) pada hari Sabtu (28/4).

“Kita akan melakukan evaluasi, dan memberikan tindakan tegas bila terbukti, ” kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakartaa, Jumat (4/5).

Bila penyidik Polda melakukan pemeriksaan, maka pegawai yang diperiksa harus kooperatif dalam menjalani pemeriksaan.

Baca juga: Sandiaga Siap Beri Keterangan Terkait Pembagian Sembako Berujung Maut di Monas

BACA JUGA:  Sandiaga: Harga Bahan Pangan Stabil Selama Lebaran

Termasuk bila ada indikasi dalam mengeluarkan izin, karena adanya desakan atau intimidasi dari partai politik tertentu. Dan jangan takut untuk mengungkapkannya.

Bahkan menjadi evaluasi bila suatu organisasi ingin melaksanakan kegiatan harus memiliki badan hukum yang jelas.

Sebelumnya Sandiaga mengharapkan kasus pembagian sembako oleh Forum Untukmu Indonesia (FUI) yang berefek pada tewasnya dua bocah bisa diusut tuntas.

Baca juga:Sandiaga: Kasus Pembagian Sembako di Monas Bukan Event Pemprov DKI

Acara pembagian sembako tersebut mengakibatkan dua bocah di bawah umur bernama Rizki Syahputra (10) dan Mahesa Junaedi (12) tewas karena terinjak saat berdesakan dengan orang dewasa. Keduanya merupakan warga Pademangan Barat, Jakarta Utara.

BACA JUGA:  Anies: Sekolah di Kepulauan Seribu Harus Menyenangkan

“Kami menyerahkan 100 persen kepada aparat hukum dalam hal ini Polda Metro Jaya. Untuk tim yang akan dibentuk khusus ini, kita harapkan juga bisa mengusut secara tuntas sesuai dengan harapan ibu Kokom dan ibunda juga dari Mahesa, keluarga dari Mahesa dan Rizki,” kata Sandiaga di Jakarta Pusat, Kamis (3/5). (Ant/SU01)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Block title

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Jakarta Masuk Jajaran 30 Kota Terbaik Dunia untuk Ekosistem Startup Bertaraf Global

Ketua Umum Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI) Joddy Hernady memaparkan ada empat faktor yang menjadikan Jakarta sebagai kota 30 teratas penantang kuat ekonomi startup di dunia.

Satu Keluarga Tewas Akibat Terjebak Kebakaran Ruko di Jakarta Utara

“Keempat orang yang tewas itu merupakan satu keluarga,” kata Mustakim

Di Wilayah Ini, Kembali Listrik Padam Setelah Sebelumnya Menyala

Listrik masih byar-pet di wilayah ini. Rafiq salah satu warga yang tinggal di wilayah tersebut mengatakan bahwa pemadaman listrik oleh PLN terjadi pada pukul 07.00 WIB.

Bantah Klaim Anies Baswedan, Djarot: Program Pengelolaan Sampah ITF Sejak Era Ahok

Kata Anies Baswedan, di eranya baru ada program pengelolaan sampah ITF, tapi Djarot mengatakan justru di era Ahok. Jadi mana yang benar?

SIM Kamu Habis Masa Berlakunya Hari ini? Catat, Inilah Lokasi SIM Keliling di Jakarta

SIM habis masa berlakunya, jangan pusing, datang saja ke layanan SIM Keliling milik Polda Metro Jaya. Cari yang terdekat dengan lokasi mu...

Wow, Pagi Ini Kualitas Udara Jakarta Membaik Tidak Lagi Kota Terpolusi di Dunia

Berada di nomor urut 23 dunia, kualitas udara Jakarta pagi ini membaik. Apakah karena listrik padam panjang ya? coba simak di berita ini....

BODETABEK

Mengenaskan, Seorang Polisi Tewas Ditembak Rekannya Sesama Polisi

Seorang anggota polisi yang bertugas di Samsat Polda Metro Jaya dengan pangkat Brigadir Kepala (Bripka) berinisial RE tewas mengenaskan ditembak rekannya sesama polisi.

Partisipasi Pemilih di Depok Meningkat

METRO POPULER

Proyek Blast Furnace Potensi Rugikan Krakatau Rp10 Triliun, Said Didu: Kontraktornya dari China

Nah lho? Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, M Said Didu mengatakan bahwa proyek blast furnace tersebut dikerjakan oleh kontraktor dari negara China.