“Kita temukan tidak ikut mengantre ,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Selasa (1/5).
Argo menjelaskan kronologis kejadian ketika petugas kepolisian menerima laporan seorang remaja berusia 13 tahun tidak sadarkan diri di seberang Mabes TNI Angkatan Darat (AD) Jakarta Pusat pada Sabtu (28/4).
Saat itu, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melintasi lokasi kejadian menggunakan mobil ambulans kemudian membawa remaja itu ke Rumah Sakit Tarakan Jakarta Pusat. Tiba di Rumah Sakit Tarakan korban dalam kondisi masih hidup kemudian menjalani perawatan namun nyawa remaja itu tidak tertolong.
Pernyataan Argo diperkuat oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi Roma Hutajulu menegaskan tidak ada korban yang meninggal akibat antri sembako.
Baca juga: Terungkap, Selain Catut Logo DKI, Forum Untukmu Indonesia Langgar Kesepakatan
Roma menyatakan dirinya memantau langsung Pesta Rakyat pembagian bahan pokok di Monas aman dan terkendali. (ARif R/Hrn)

alhamdulilah ibu&adiku tdk apa2, meskipun pulang dg tangan kosong karna saking banyaknya orang
Cebong2 tolol..