DPRD Bekasi Minta Satpol PP Tertibkan Gepeng Musiman

0
11
Gelandangan (foto:istimewa)

CIKARANG, SERUJI.CO.ID – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi Daris meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menertibkan gelandangan dan pengemis (gepeng) musiman yang muncul di wilayah setempat, khususnya menjelang hari raya Idul Fitri.

“Jangan terkesan lepas tangan melihat kondisi ini, Satpol PP harus segera tertibkan,” katanya di Cikarang, Sabtu (2/6).

Daris menjelaskan munculnya gelandangan dan pengemis di Kabupaten Bekasi menjelang Lebaran menjadi fenomena tahunan yang terus terulang dalam beberapa tahun terakhir.

“Memang masalah sosial ini sangat sulit untuk ditemukan solusinya, namun apabila ada keseriusan Satpol PP saya rasa persoalan gepeng bisa teratasi,” katanya.

Selaku penegak peraturan daerah (perda) peran Satpol PP menjadi paling krusial dalam mengatasi persoalan sosial tersebut.

“Harusnya Satpol PP lebih intens razia mereka (gepeng), sampai di sini tidak terlihat lagi,” katanya.

Daris melanjutkan saat ini gepeng banyak terlihat di area publik, terutama sepanjang jalan protokol hingga sejumlah pertigaan dan perempatan lampu merah.

“Sampai dengan saat ini yang saya lihat Satpol PP masih belum bergerak lagi pascarazia menjelang Ramadhan kemarin kalau tidak salah,” katanya.

Dia beranggapan gepeng dan juga anak jalanan (anjal) kini menjelma sebagai profesi yang dijadikan sumber mata pencaharian, bahkan sampai identik memakai pakaian lusuh untuk menunjukkan ketidakmampuan ekonominya.

“Masalah gepeng dan anjal ini adalah masalah sosial yang harus dientaskan, karena kalau dibiarkan sama saja kita membiarkan masyarakat untuk bermalas-malasan dengan mencari rupiah hanya mengharap belas kasihan. Makanya banyak video pengemis saat ditangkap ternyata memiliki uang berlimpah dan barang berharga,” katanya.

Daris meyakini bahwa gepeng dan anjal yang bebas berkeliaran di wilayahnya bukanlah warga asli Kabupaten Bekasi, melainkan warga pendatang.

“Saya yakin sebagai orang Bekasi, gengsinya sangat besar apabila disuruh jadi pengemis, pasti menolak. Saya yakin mereka itu pendatang sebab perhatian pemerintah daerah kepada warganya tinggi,” katanya. (Ant/Su02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA