Korban Keracunan Tutut di Bogor Bertambah

BOGOR, SERUJI.CO.ID – Jumlah korban keracunan diduga karena mengonsumsi tutut atau keong sawah di Kota Bogor, Jawa Barat, terus bertambah, hingga Sabtu (26/5) siang, korban dirawat mencapai 85 orang.

“Sabtu (26/5) pagi sudah ada 60 orang yang dilaporkan dan dibawa ke pusat kesehatan, sampai siang ini bertambah lagi, totalnya ada 85 orang,” kata Sekretaris Kelurahan Tanah Baru, Muslim, saat ditemui di Puskesmas Bogor Utara, Kota Bogor, Sabtu (26/5).

Muslim mengatakan warga yang mengalami keracunan dirawat di sejumlah pusat layanan kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas.

Baca juga: Dinkes Kota Bogor Tangani Warga Keracunan Tutut


Ia merinci data awal sekitar 20 orang dirawat di Puskesmas Bogor Utara, 15 orang di RSUD Kota Bogor, dengan rincian RSUD ada 15 orang, RS Mulia empat orang, RS Azra tiga orang, PMI dua orang, RS Vania satu orang, Puskesmas Tanah Sareal enam orang, Puskesmas Mekar Wangi tiga orang.

BACA JUGA:  Pemkot Bogor Perkuat Dewan Ketahanan Pangan

“Beberapa warga ada yang berinisiatif merawat sendiri tanpa rujukan puskesmas, dan ada sekitar 19 dirawat di rumah,” kata Muslim.

Menurut Muslim, kejadian luar biasa keracunan tutut ini berawal sejak Jumat (25/6) dari laporan kader yang juga mantan RT di grup chat RW 007. Yang melaporkan banyak warga mengeluh mual, muntah dan diare setelah mengkonsumsi tutut.

Tutut tersebut dibeli dari Mang Juju, penjual jajanan yang ada di wilayah tersebut. Tutut yang dijual itu bersumber dari pembuat Bu Yayah warga RT 004/RW 007.

“Mereka itu pedagang lama, sudah biasa jualan tutut,” katanya.

Menurutnya, selama ini tidak pernah terjadi peristiwa tersebut. Untuk pertama kalinya warga mengalami keracunan setelah makan tutut.

Dari laporan tersebut, pihak kelurahan menginstruksikan agar warga dibawa ke Puskesmas Bogor Utara untuk mendapatkan perawatan.

Total ada sekitar 38 warga yang dibawa ke Puskesmas Bogor Utara pada Jumat (25/5) malam. Karena daya tampung puskesmas tidak mencukupi, sebagian warga dirujuk ke rumah sakit terdekat.

BACA JUGA:  Akhirnya Pemkot Bogor Larang Mobil Dinas Digunakan Mudik
BACA JUGA:  KTP-el Rusak Akan Dimusnahkan Setelah Pilpres 2019

Hingga Sabtu (26/5) pagi, jumlah warga yang datang dirawat terus bertambah menjadi 60, dan siang harinya bertambah lagi datanya menjadi 85 orang.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari warga, tutut yang dimakan saat itu sudah agak berlendir, bahkan aromanya kurang enak. Selain mengkonsumsi tutut secara utuh, ada juga warga yang hanya meminum air kuahnya saja ikut mengalami gejala yang sama.

Muslim mengatakan hampir sebagian besar mereka yang mengalami keracunan berstatus anak-anak dengan usia antar 10 sampai 15 tahun, dan sebagian lagi orang dewasa.

“Dari tadi malam kebanyakan pasiennya anak-anak, tapi banyak juga yang dewasa,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan sebagian besar warga masih menjalani perawatan medis di sejumlah rumah sakit dan puskesmas, ada beberapa yang rawat jalan. (Ant/Su02)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Block title

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Jakarta Masuk Jajaran 30 Kota Terbaik Dunia untuk Ekosistem Startup Bertaraf Global

Ketua Umum Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI) Joddy Hernady memaparkan ada empat faktor yang menjadikan Jakarta sebagai kota 30 teratas penantang kuat ekonomi startup di dunia.

Satu Keluarga Tewas Akibat Terjebak Kebakaran Ruko di Jakarta Utara

“Keempat orang yang tewas itu merupakan satu keluarga,” kata Mustakim

Di Wilayah Ini, Kembali Listrik Padam Setelah Sebelumnya Menyala

Listrik masih byar-pet di wilayah ini. Rafiq salah satu warga yang tinggal di wilayah tersebut mengatakan bahwa pemadaman listrik oleh PLN terjadi pada pukul 07.00 WIB.

Bantah Klaim Anies Baswedan, Djarot: Program Pengelolaan Sampah ITF Sejak Era Ahok

Kata Anies Baswedan, di eranya baru ada program pengelolaan sampah ITF, tapi Djarot mengatakan justru di era Ahok. Jadi mana yang benar?

SIM Kamu Habis Masa Berlakunya Hari ini? Catat, Inilah Lokasi SIM Keliling di Jakarta

SIM habis masa berlakunya, jangan pusing, datang saja ke layanan SIM Keliling milik Polda Metro Jaya. Cari yang terdekat dengan lokasi mu...

Wow, Pagi Ini Kualitas Udara Jakarta Membaik Tidak Lagi Kota Terpolusi di Dunia

Berada di nomor urut 23 dunia, kualitas udara Jakarta pagi ini membaik. Apakah karena listrik padam panjang ya? coba simak di berita ini....

BODETABEK

Mengenaskan, Seorang Polisi Tewas Ditembak Rekannya Sesama Polisi

Seorang anggota polisi yang bertugas di Samsat Polda Metro Jaya dengan pangkat Brigadir Kepala (Bripka) berinisial RE tewas mengenaskan ditembak rekannya sesama polisi.

Partisipasi Pemilih di Depok Meningkat

METRO POPULER