KPU Depok Kekurangan Surat Suara Pilgub

DEPOK, SERUJI.CO.ID – KPU Kota Depok, Jawa Barat menyatakan kekurangan surat suara sebanyak 1.823 buah untuk pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Barat yang akan digelar pada 27 Juni 2018.

“Kami sudah mengajukan pengajuan kekurangannya ke KPU Provinsi untuk segera dipenuhi,” kata Komisioner KPU Kota Depok, Nana Sibarna di Depok, Rabu (13/6).

Nana yang juga Ketua Divisi Logistik mengungkapkan surat suara harus tepat jumlahnya. Kegiatan sortir lipat surat suara telah dikerjakan dengan baik oleh kurang lebih 161 pekerja sortir lipat, yang dilaksanakan selama lima hari.

Dari hasil pelipatan yang dilakukan oleh pekerja sortir lipat, sebanyak 1.184.177 surat suara dalam keadan baik. Kemudian dari kegiatan sortir lipat tersebut ditemukan 135 lembar surat suara rusak dan 1.688 lembar surat suara yang kurang kirim dari perusahaan penyedia.

BACA JUGA:  KPU Depok Tetapkan Daftar Pemilih Tetap

“Jadi total kekurangan yang kita ajukan sebanyak 1.823 lembar surat suara. Terkait kerusakan dan kekurangan surat suara ini sudah kami laporkan dan kami ajukan pengajuan kekurangannya ke KPU Provinsi untuk segera dipenuhi,” jelasnya.

Setelah dilakukan sortir lipat oleh pekerja sortir lipat, maka pihaknya kemudian pada Sabtu-Ahad 9-10 Juni 2018 mengerahkan semua anggota PPK/PPS se-Kota Depok untuk melakukan penyortiran dan pengesetan terhadap surat suara tersebut.

Kegiatan penyortiran dan pengesetan surat suara yang dilakukan oleh semua Anggota PPK/PPS itu adalah ikhtiar KPU Kota Depok untuk memastikan dalam setiap ikat surat suara berjumlah 25 lembar surat suara, tidak kurang tidak lebih.

BACA JUGA:  Kota Depok Potensial Kembangkan Ekonomi Digital

“Ini penting karena dalam pengelolaan logistik ini kami sangat menjunjung tinggi prinsip tepat jumlah. Setelah dipastikan jumlah satu ikat 25 lembar surat suara,” katanya.

BACA JUGA:  Tolak Eksekusi, Pedagang Pasar Kemiri Muka Unjuk Rasa

Kemudian mereka PPK/PPS melakukan pengesetan dengan cara memasukkan surat suara kedalam plastik sesuai kebutuhan surat suara ditambah 2,5 persen cadangan, setelah itu mereka menandatangani lembar “quantity control” yang telah disediakan oleh KPU.

Kegiatan penyortiran dan pengesetan surat suara yang dilakukan itu juga merupakan bentuk penjaminan kepada KPPS dari PPK/PPS, bahwa jumlah surat suara yang nanti akan mereka terima pada hari H sudah disortir dan sudah dipastikan jumlahnya oleh PPK/PPS.

Karena itu mereka akan bertanggung jawab jika terdapat kekurangan surat suara pada hari H. (Ant/Su02)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Block title

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Jakarta Masuk Jajaran 30 Kota Terbaik Dunia untuk Ekosistem Startup Bertaraf Global

Ketua Umum Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI) Joddy Hernady memaparkan ada empat faktor yang menjadikan Jakarta sebagai kota 30 teratas penantang kuat ekonomi startup di dunia.

Satu Keluarga Tewas Akibat Terjebak Kebakaran Ruko di Jakarta Utara

“Keempat orang yang tewas itu merupakan satu keluarga,” kata Mustakim

Di Wilayah Ini, Kembali Listrik Padam Setelah Sebelumnya Menyala

Listrik masih byar-pet di wilayah ini. Rafiq salah satu warga yang tinggal di wilayah tersebut mengatakan bahwa pemadaman listrik oleh PLN terjadi pada pukul 07.00 WIB.

Bantah Klaim Anies Baswedan, Djarot: Program Pengelolaan Sampah ITF Sejak Era Ahok

Kata Anies Baswedan, di eranya baru ada program pengelolaan sampah ITF, tapi Djarot mengatakan justru di era Ahok. Jadi mana yang benar?

SIM Kamu Habis Masa Berlakunya Hari ini? Catat, Inilah Lokasi SIM Keliling di Jakarta

SIM habis masa berlakunya, jangan pusing, datang saja ke layanan SIM Keliling milik Polda Metro Jaya. Cari yang terdekat dengan lokasi mu...

Wow, Pagi Ini Kualitas Udara Jakarta Membaik Tidak Lagi Kota Terpolusi di Dunia

Berada di nomor urut 23 dunia, kualitas udara Jakarta pagi ini membaik. Apakah karena listrik padam panjang ya? coba simak di berita ini....

BODETABEK

Mengenaskan, Seorang Polisi Tewas Ditembak Rekannya Sesama Polisi

Seorang anggota polisi yang bertugas di Samsat Polda Metro Jaya dengan pangkat Brigadir Kepala (Bripka) berinisial RE tewas mengenaskan ditembak rekannya sesama polisi.

Partisipasi Pemilih di Depok Meningkat

METRO POPULER