Dinsos Tangerang Dirikan Ratusan E-Warong

TANGERANG, SERUJI.CO.ID – Aparat Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, Banten, mendirikan sebanyak 750 Warung Gotong-Royong Elektronik (e-Warong) tersebar pada 29 kecamatan.

“Ini untuk mempermudah penerima manfaat program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) mendapatkan beras dan telur,” kata Kepala Dinsos Kabupaten Tangerang, Arsyad Husen di Tangerang, Rabu (9/5).

Arsyad mengatakan E-Warong menyebar hingga ke pelosok desa dan terbanyak di kawasan pesisir seperti di Kecamatan Mauk, Pakuhaji, Kresek, Kronjo, Sukadiri dan Gunung Kaler.

Dia mengatakan penerima manfaat dengan mudah mencairkan karena letaknya tidak jauh dari tempat kediaman mereka.


“Penerima tidak memerlukan lagi mengeluarkan dana tambahan biaya traNsportasi untuk mendapatkan beras dan telur,” katanya.

BACA JUGA:  Kementerian Perdagangan Tinjau SPBU Curang di Ciputat

Penerima manfaat mendapatkan dana sebesar Rp110.000 per bulan dan pemberian tidak secara tunai melainkan dengan pemberian kartu ATM dari Bank BRI yang ditunjuk Kemensos.

Namun Dinsos setempat membagikan BPNT kepada 132.372 keluarga penerima manfaat program yang tersebar pada 29 kecamatan dan 246 desa.

Sedangkan tujuan program itu untuk meningkatkan ketahanan pangan dan perlindungan sosial serta penanggulangan kemiskinan sehingga penerima tidak mengalami kendala ketersediaan pangan dan dapat beraktivitas.

Namun sebelum peluncuran BPNT bahwa Dinsos telah melakukan sosialisasi dibantu aparat Kementerian Sosial menyangkut pemberian BPNT kepada penerima manfaat.

BACA JUGA:  Pemkab Tangerang Ajukan Pengerukan Sungai Cisadane

Penerima dapat berbelanja di E-Warong sebagai agen penyalur beras dan tidak dibebani biaya alias gratis, hal itu berbeda dengan program rastra.

Pemegang kartu ATM dapat mengambil beras dan telur dengan menunjukan kartu kepada agen yang sudah ditunjuk oleh Bank BRI.

BACA JUGA:  Tangerang Gandeng Pengusaha Bangun BLK Pakuhaji

Sebelumnya, tenaga Kerja Sosial Kecamatan Pakuhaji, Sukarna mengatakan berupaya untuk menanyakan kepada petugas Bank BRI Cabang terdekat menyangkut saldo kosong itu karena banyak warga yang menyampaikan keluhan.

Hal itu karena ada 20 warga penerima BPNT di Desa Buaran Bambu dan Desa Kramat mengalami kendala tidak mendapatkan beras dan telur karena saldo bank kosong. (Ant/SU02)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Block title

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Jakarta Masuk Jajaran 30 Kota Terbaik Dunia untuk Ekosistem Startup Bertaraf Global

Ketua Umum Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI) Joddy Hernady memaparkan ada empat faktor yang menjadikan Jakarta sebagai kota 30 teratas penantang kuat ekonomi startup di dunia.

Satu Keluarga Tewas Akibat Terjebak Kebakaran Ruko di Jakarta Utara

“Keempat orang yang tewas itu merupakan satu keluarga,” kata Mustakim

Di Wilayah Ini, Kembali Listrik Padam Setelah Sebelumnya Menyala

Listrik masih byar-pet di wilayah ini. Rafiq salah satu warga yang tinggal di wilayah tersebut mengatakan bahwa pemadaman listrik oleh PLN terjadi pada pukul 07.00 WIB.

Bantah Klaim Anies Baswedan, Djarot: Program Pengelolaan Sampah ITF Sejak Era Ahok

Kata Anies Baswedan, di eranya baru ada program pengelolaan sampah ITF, tapi Djarot mengatakan justru di era Ahok. Jadi mana yang benar?

SIM Kamu Habis Masa Berlakunya Hari ini? Catat, Inilah Lokasi SIM Keliling di Jakarta

SIM habis masa berlakunya, jangan pusing, datang saja ke layanan SIM Keliling milik Polda Metro Jaya. Cari yang terdekat dengan lokasi mu...

Wow, Pagi Ini Kualitas Udara Jakarta Membaik Tidak Lagi Kota Terpolusi di Dunia

Berada di nomor urut 23 dunia, kualitas udara Jakarta pagi ini membaik. Apakah karena listrik padam panjang ya? coba simak di berita ini....

BODETABEK

Mengenaskan, Seorang Polisi Tewas Ditembak Rekannya Sesama Polisi

Seorang anggota polisi yang bertugas di Samsat Polda Metro Jaya dengan pangkat Brigadir Kepala (Bripka) berinisial RE tewas mengenaskan ditembak rekannya sesama polisi.

Partisipasi Pemilih di Depok Meningkat

METRO POPULER