Pemkab Tangerang Sarankan Pengelola Danau Cigaru Urus Izin

TANGERANG, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, menyarankan pengelola objek wisata Danau Cigaru, Kecamatan Cisoka, mengurus perizinan pada instansi terkait sehingga dapat dijadikan destinasi wisata resmi.

“Harus mendapatkan izin dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu,” kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya, dan Pariwisata (Disporabudpar) Tangerang, Ahmad Taufik di Tangerang, Jumat (20/4).

Ahmad mengatakan pihaknya telah melakukan pendekatan kepada pemilik danau tersebut karena dikelola secara perorangan bukan perusahaan.

Namun keberadaan danau dengan tiga warna, biru, hijau, dan putih itu menarik para wisatawan dari luar daerah untuk berkunjung, sedangkan pada akhir pekan danau bekas galian pasir tersebut selalu ramai termasuk remaja yang ingin berfoto atau swafoto.

BACA JUGA:  Hasil Panen Berkurang Akibat Irigasi Rusak di Tangerang

Menurut dia, Cigaru menjadi objek wisata baru pertengahan tahun 2016, terdapat tiga danau pada areal tersebut. Ketika itu pemilik lahan kaget tiba-tiba air danau berubah warna yang semula putih kemudian di sebelahnya terdapat warna hijau dan biru.

Pemkab Tangerang berupaya untuk membeli lahan tersebut tapi pemilik enggan melepaskan dan berupaya mengelola sendiri.

Meski begitu, Pemkab Tangerang membangun sarana jalan menuju obyek wisata tersebut dengan konstruksi semen cor bertulang.

Bahkan semula jalan sempit dan becek, kemudian diprogramkan untuk diperlebar dan ada upaya perbaikan dari dana APBD setempat.

BACA JUGA:  Warga Tangerang Diimbau Jaga Ketertiban Malam Takbiran

Ahmad menambahkan secara riil atau fakta memang merupakan salah satu bagian dari destinasi wisata di Kabupaten Tangerang, tetapi secara hukum perlu ada izin resmi.

BACA JUGA:  Buruh Tangerang Sesalkan TKA Sebagai Buruh Kasar

Dia menambahkan bila memperoleh izin tentu dapat dikelola secara profesional dan memberikan konstribusi kepada kas daerah.

Selama ini, pengelola danau secara pribadi serta dana yang masuk tidak memberikan manfaatkan kepada pemerintah daerah, padahal telah membangun sarana maupun prasarana jalan masuk dengan anggaran relatif besar. (Ant/SU02)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Block title

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Jakarta Masuk Jajaran 30 Kota Terbaik Dunia untuk Ekosistem Startup Bertaraf Global

Ketua Umum Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI) Joddy Hernady memaparkan ada empat faktor yang menjadikan Jakarta sebagai kota 30 teratas penantang kuat ekonomi startup di dunia.

Satu Keluarga Tewas Akibat Terjebak Kebakaran Ruko di Jakarta Utara

“Keempat orang yang tewas itu merupakan satu keluarga,” kata Mustakim

Di Wilayah Ini, Kembali Listrik Padam Setelah Sebelumnya Menyala

Listrik masih byar-pet di wilayah ini. Rafiq salah satu warga yang tinggal di wilayah tersebut mengatakan bahwa pemadaman listrik oleh PLN terjadi pada pukul 07.00 WIB.

Bantah Klaim Anies Baswedan, Djarot: Program Pengelolaan Sampah ITF Sejak Era Ahok

Kata Anies Baswedan, di eranya baru ada program pengelolaan sampah ITF, tapi Djarot mengatakan justru di era Ahok. Jadi mana yang benar?

SIM Kamu Habis Masa Berlakunya Hari ini? Catat, Inilah Lokasi SIM Keliling di Jakarta

SIM habis masa berlakunya, jangan pusing, datang saja ke layanan SIM Keliling milik Polda Metro Jaya. Cari yang terdekat dengan lokasi mu...

Wow, Pagi Ini Kualitas Udara Jakarta Membaik Tidak Lagi Kota Terpolusi di Dunia

Berada di nomor urut 23 dunia, kualitas udara Jakarta pagi ini membaik. Apakah karena listrik padam panjang ya? coba simak di berita ini....

BODETABEK

Mengenaskan, Seorang Polisi Tewas Ditembak Rekannya Sesama Polisi

Seorang anggota polisi yang bertugas di Samsat Polda Metro Jaya dengan pangkat Brigadir Kepala (Bripka) berinisial RE tewas mengenaskan ditembak rekannya sesama polisi.

Partisipasi Pemilih di Depok Meningkat

METRO POPULER