Apresiasi Kerja Pemprov DKI, Senator: Semua Persoalan Akan Teratasi Jelang Asian Games

0
164
  • 18
    Shares
Fahira Idris
Fahira Idris, anggota DPD RI asal DKI Jakarta.

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Senator atau Anggota DPD RI DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi berbagai terobosan yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi ibukota menjelang perhelatan Asian Games (AG) 2018 yang akan berlangsung pada 18 Agustus hingga 2 September 2018.

Menurut Fahira, inisiatif dan gerak cepat Pemprov DKI Jakarta menyelesaikan berbagai persoalan termasuk memberikan ruang seluasnya bagi warga Jakarta untuk ikut menyemarakan even olah raga terbesar negara-negara Asia ini.

Hal ini juga menjadi semangat bagi warga Jakarta untuk menjadi tuan rumah yang baik sehingga mampu memberi kesan positif bagi semua tamu baik itu atlet, official, hingga para suporter yang akan ‘membanjiri’ Jakarta.

“Insya Allah bau di Kali Sentiong dan penataan trotoar untuk memperindah Jalan Sudirman bisa teratasi dengan baik. Anies-Sandi dan jajaran Pemprov DKI Jakarta punya kemampuan dan kapasitas untuk menyelesaikan ini. Jakarta siap menyambut para tamu Asian Games,” tutur Fahira Idris, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (27/7).

Baca juga: Turun Tangan Atasi Bau Kali Item, HKTI Akan Tabur Setengah Ton Mikroba

Fahira yang juga Ketua Komite III DPD RI yang membidangi persoalan olah raga ini mengungkapkan, dari sisi kesiapan infrastruktur mulai dari venue hingga transportasi, persiapan Jakarta sangat baik dan tidak ada persoalan yang berarti.

Oleh karena itu, imbuh Fahira, saat ini fokus persiapan pada kenyamanan dan keindahan Kota Jakarta yang juga sangat penting sebagai bentuk penghormatan kita sebagai tuan rumah kepada semua tamu AG 2018.

“Hujatan atau ejekan yang ditujukan kepada Pemprov DKI terutama kepada Gubernur dan Wakil Gubernur, abaikan saja. Karena apapun yang dilakukan Anies-Sandi pasti salah di mata mereka yang memang tidak suka dengan kepemimpinan keduanya. Persiapan Asian Games perlu kritik konstruktif, bukan ejekan yang merendahkan,” tukas Fahira. (ARif R)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU