Karena Dimasukkan ke Group LGBT, Paulus Nekat Bunuh Rekannya

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Penyidik Polres Metro Jakarta Timur menyebutkan Petrus Paulus Ualubun (21) membunuh Ali Rahman (34) lantaran emosi dimasukkan ke grup aplikasi pesan singkat, Whatsapp, dengan nama “Lesbi, Gay Biseksual dan Transgender” (LGBT).

“Intinya pelaku (Petrus) sakit hati,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Selasa (17/4).

Karena sakit hati menjadi olokan di grup yang berisi anggota LGBT itu, diungkapkan Argo, tersangka Petrus nekad menganiaya hingga menewaskan Ali.

Pengakuan Petrus kepada penyidik, lanjut Argo, korban mempermalukan tersangka yang menyuruh kirim foto tanpa busana untuk diperlihatkan kepada anggota grup LGBT tersebut.

BACA JUGA:  Polisi Duga Pembunuhan Ali Rahman Terkait Hubungan Sesama Jenis

Karena emosi, pelaku mengajak Ali bertemu di Gang Waru RT08/06 Cawang Kecamatan Kramatjati kemudian menganiaya korban menggunakan senjata tajam.

Usai menganiaya yang menewaskan Ali, tersangka Petrus melarikan diri ke rumah kakaknya di Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Petugas meringkus Petrus di rumah kakaknya setelah menyelidiki percakapan melalui telepon selular milik korban.

Sebelumnya, anggota Polres Metro Jakarta Timur menangkap Petrus Paulus Aulubun diduga sebagai pembunuh Ali Rahman yang jasadnya ditemukan di Gang Waru RT08/06 Cawang Kecamatan Kramatjati pada Senin (16/4).

BACA JUGA:  Polda Metro Sita Lima Ton Ciu di Jakarta Barat

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengungkapkan anggota pimpinan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Timur Ajun Komisaris Besar Polisi Sapta Maulana Marpaung menciduk tersangka Petrus di rumah kakaknya.

Kakak tersangka bernama Johanes D Aulubun tinggal di Wisma Pondok Anygerah Group Jalan Raya Serang RT12/06 Nomor 33 Desa Sukadami Cikarang Selatan, Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (17/4) pagi.

BACA JUGA:  Polisi Bekasi Ringkus Kawanan Pencuri Rumah Kosong

Akibat penganiayaan itu, korban meninggal dunia dengan luka pada bagian pergelangan tangan kiri, pelipis kiri, mata kiri, dada kanan, punggung kanan dan paha kanan. (Hrn)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Block title

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Jakarta Masuk Jajaran 30 Kota Terbaik Dunia untuk Ekosistem Startup Bertaraf Global

Ketua Umum Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI) Joddy Hernady memaparkan ada empat faktor yang menjadikan Jakarta sebagai kota 30 teratas penantang kuat ekonomi startup di dunia.

Satu Keluarga Tewas Akibat Terjebak Kebakaran Ruko di Jakarta Utara

“Keempat orang yang tewas itu merupakan satu keluarga,” kata Mustakim

Di Wilayah Ini, Kembali Listrik Padam Setelah Sebelumnya Menyala

Listrik masih byar-pet di wilayah ini. Rafiq salah satu warga yang tinggal di wilayah tersebut mengatakan bahwa pemadaman listrik oleh PLN terjadi pada pukul 07.00 WIB.

Bantah Klaim Anies Baswedan, Djarot: Program Pengelolaan Sampah ITF Sejak Era Ahok

Kata Anies Baswedan, di eranya baru ada program pengelolaan sampah ITF, tapi Djarot mengatakan justru di era Ahok. Jadi mana yang benar?

SIM Kamu Habis Masa Berlakunya Hari ini? Catat, Inilah Lokasi SIM Keliling di Jakarta

SIM habis masa berlakunya, jangan pusing, datang saja ke layanan SIM Keliling milik Polda Metro Jaya. Cari yang terdekat dengan lokasi mu...

Wow, Pagi Ini Kualitas Udara Jakarta Membaik Tidak Lagi Kota Terpolusi di Dunia

Berada di nomor urut 23 dunia, kualitas udara Jakarta pagi ini membaik. Apakah karena listrik padam panjang ya? coba simak di berita ini....

BODETABEK

Mengenaskan, Seorang Polisi Tewas Ditembak Rekannya Sesama Polisi

Seorang anggota polisi yang bertugas di Samsat Polda Metro Jaya dengan pangkat Brigadir Kepala (Bripka) berinisial RE tewas mengenaskan ditembak rekannya sesama polisi.

Partisipasi Pemilih di Depok Meningkat

METRO POPULER