Polres Bogor Lakukan Penyelidikan Kasus Pembunuhan Anak

0
41
Pembacokan atau pembunuhan (ilustrasi)

CIBINONG, SERUJI.CO.ID – Polres Bogor, Jawa Barat terus melakukan penyelidikan kasus pembunuhan bocah perempuan berinisial GG di Perumahan Bogor Asri, RT06/RW11, Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong.

“Kejadian itu pada Senin (30/3) pukul 10.00 WIB dan berada di dekat Pos Ronda yang berada tidak jauh dari rumah korban,” kata Kepala Polres Bogor, AKBP AM Dicky di Cibinong, Jumat (4/5).

Menurut dia dalam penyelidikan tersebut terus dilakukan dan saat ini sudah melaksanakan tanya jawab terhadap 10 saksi pada kejadian tersebut.

Selain itu juga memeriksa orang terakhir bertemu dengan korban. Namun dalam pemeriksaan tersebut belum mendapatka keterangan pasti terkait kasus pembunuhan anak dibawah umur.

Dari keterangan saksi yang menemukan korban berada dalam kondisi terbungkus karung beras. Pada kejadian ini kemungkinan korban kehabisan oksigen dan meninggal dunia.

Dalam pengungkapan kasus, anggota kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Itu dilakukan guna melengkapi berkas kasus pembunuhan dan sebagai uoaya menangkap pelakunya.

“Tapi ini belum tahu motif dari pembunuhan tersebut. Namun akan segera diungkap guna memberikan efek jera kepada pelaku,” katanya.

Ia menambahkan dalam mengungkap kasus tersebut tetus melakukan pengembangan informasi pada daerah penemuan anak dibawah umur itu.

Anggota kepolisian sedang melakukan pengumpulan maupun identivikasi barang bukti guna mendapatkan keterangan lainnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Polres Bogor, AKP Bimantoro Kurniawan menjelaskan dalam penindakan kasus pembunuhan anak pasangan Jemi Bimusu dan Immi Nachi.

Itu diketahui bermain di dekat Pos Ronda yang berada tidak jauh dari rumah korban sekira pukul 10.00 WIB pada Senin, 30 April 2018.

Dan pada saat kejadian diketahui pukul 12.00 WIB, korban juga belum kunjung pulang. Kemudian keluarganya melakukan pencarian hingga menjelang malam.

Setelah itu, pencarian dihentikan dengan alasan tidak menemukan GG. Dan keluarga korban langsung melakukan pelaporan ke Polres Nogor agar mencari anak berinisial GG.

Dan pada keesokan harinya, anggota mendapat informasi bahwa ada anak tewas di dalam karung. Lalu, kepolisian langsung mendatanginya guna memeriksa kebenaran.

“Setelah itu korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati untuk diautopsi guna mendapatkan bujti tambahan guna kelengkapan betkas,” katanya. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU