Dishub Bekasi Batalkan Rekayasa Lalin Simpang Galaxy

BEKASI, SERUJI.CO.ID – Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Jawa Barat, membatalkan rencana rekayasa lalu lintas di sekitar Simpang Galaxy Jalan KH Noer Alie Kalimalang, Kelurahan Jakasampurna, Bekasi Barat, karena dianggap tidak efektif berdasarkan hasil uji coba.

“Malah kemacetan semakin menjadi kalau kita terapkan rekayasa lalin. Setiap hari kepadatan kendaraan mulai dari 1.000 sampai 5.000 kendaraan di jam sibuk kerja,” kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Bekasi Johan Budi Gunawan di Bekasi, Senin (14/5).

Menurut dia, rekayasa lalu lintas berupa pemberlakuan jalur satu arah di Jembatan Caman-Jembatan Enam, Jembatan Enam-Galaksi dan Galaxy-Grand Kemala Lagoon sudah dipersiapkan sejak dua pekan lalu. Berdasarkan hasil evaluasi uji coba pada 11-13 Mei 2018, dilaporkan skema tersebut tidak efektif mengurai kepadatan di Jalan KH Noer Alie Kalimalang.

BACA JUGA:  Kolam Renang Aquatic Center Bekasi Siap Digunakan Kembali

“Kami sudah lakukan upaya rekayasa lalu lintas, tapi volume kendaraan makin hari semakin tinggi,” katanya.


Rekayasa lalu lintas itu diterapkannya sebagai dampak perluasan proyek pembangunan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) yang saat ini sudah mencapai kawasan Simpang Galaxy dan sekitarnya.

Johan mengaku, dalam rekayasa itu masih banyak kekurangan akibat kendala teknis di Jalan Sisi Selatan yang masih terdapat kendaraan berat proyek.

Baca juga: Dishub Bekasi Perluas Rekayasa Lalu Lintas Simpang Galaxy

BACA JUGA:  Bekasi Akan Lelang Terbuka Ratusan Kegiatan Pekerjaan Jalan dan Jembatan

“Pada ruas Sisi Jalan Selatan hanya memiliki lebar 7 meter, sehingga masih terjadi penyempitan badan jalan,” katanya.

BACA JUGA:  Tidak Ada Iklan Rokok, Bekasi Penuhi Indikator Kota Layak Anak

Selain itu, kata Johan, kendala lain adalah arus kendaraan dari Bekasi ke Jakarta dan Galaksi ke Bekasi serta Jakarta ke Galaksi masih cukup tinggi.

“Idealnya agar tidak terjadi penumpukan jalur sisi selatan dari Bekasi ke Jakarta, harus dibuatkan jalan layang atau underpass,” katanya.

Johan mengatakan, pihak kontraktor sudah ada rencana melakukan pembebasan lahan di Jalan Sisi Selatan yang akan diperlebar menjadi 7 meter.

“Empat bulan lagi kabarnya pengembang akan membebaskan lahan warga,” ujarnya. (Ant/SU02)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Block title

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Jakarta Masuk Jajaran 30 Kota Terbaik Dunia untuk Ekosistem Startup Bertaraf Global

Ketua Umum Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI) Joddy Hernady memaparkan ada empat faktor yang menjadikan Jakarta sebagai kota 30 teratas penantang kuat ekonomi startup di dunia.

Satu Keluarga Tewas Akibat Terjebak Kebakaran Ruko di Jakarta Utara

“Keempat orang yang tewas itu merupakan satu keluarga,” kata Mustakim

Di Wilayah Ini, Kembali Listrik Padam Setelah Sebelumnya Menyala

Listrik masih byar-pet di wilayah ini. Rafiq salah satu warga yang tinggal di wilayah tersebut mengatakan bahwa pemadaman listrik oleh PLN terjadi pada pukul 07.00 WIB.

Bantah Klaim Anies Baswedan, Djarot: Program Pengelolaan Sampah ITF Sejak Era Ahok

Kata Anies Baswedan, di eranya baru ada program pengelolaan sampah ITF, tapi Djarot mengatakan justru di era Ahok. Jadi mana yang benar?

SIM Kamu Habis Masa Berlakunya Hari ini? Catat, Inilah Lokasi SIM Keliling di Jakarta

SIM habis masa berlakunya, jangan pusing, datang saja ke layanan SIM Keliling milik Polda Metro Jaya. Cari yang terdekat dengan lokasi mu...

Wow, Pagi Ini Kualitas Udara Jakarta Membaik Tidak Lagi Kota Terpolusi di Dunia

Berada di nomor urut 23 dunia, kualitas udara Jakarta pagi ini membaik. Apakah karena listrik padam panjang ya? coba simak di berita ini....

BODETABEK

Mengenaskan, Seorang Polisi Tewas Ditembak Rekannya Sesama Polisi

Seorang anggota polisi yang bertugas di Samsat Polda Metro Jaya dengan pangkat Brigadir Kepala (Bripka) berinisial RE tewas mengenaskan ditembak rekannya sesama polisi.

Partisipasi Pemilih di Depok Meningkat

METRO POPULER