Lalu Lintas Simpang Gadog Mulai Padat

BOGOR, SERUJI.CO.ID – Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Jawa Barat menyatakan lalu lintas di Simpang Gadog mulai menunjukkan kepadatan dengan kendaraan melaju berkecepatan sekitar 30 kilometer per jam, Rabu (20/6).

“Itu mulai dari persimpangan Gadog menuju Puncak Bogor, dan pada sisi kanan terpantau ramai lancar,” kata Kepala Bidang Pengawas Dishub Kabupaten Bogor Bisma Wisuda di Cibinong, Rabu (20/6).

Dia mengatakan kepadatan terjadi sejak pukul 08.00 WIB, di mana pengemudi keluar Gerbang Tol Gadog dengan tujuan objek wisata di daerah setempat.

Namun, hingga saat ini kepolisian setempat belum menerapkan sistem satu arah (buka-tutup) karena kelancaran arus lalu lintas masih dapat teratasi.

BACA JUGA:  Dishub Bogor Berangkatkan 440 Pemudik Gratis

Petugas di lapangan masih terus melakukan pengaturan arus lalu lintas kendaraan yang hendak ke tempat wisata.

Pengaturan tersebut meliputi dua hal, yakni untuk bahu jalan hanya digunakan mereka yang hendak ke tempat wisata, sedangkan badan jalan untuk kendaraan yang hendak ke arah Cianjur-Cipanas, Sukabumi, dan sekitar Bandung.

Ia menambahkan pada Rabu (20/6), jalur tersebut masih didominasi kendaraan roda empat (mobil pribadi) dengan penumpang pada umumnya kalangan keluarga akan ke tempat rekreasi.

“Ini adalah kegiatan tahunan di mana tingkat kepadatan jauh lebih besar daripada akhir pekan,” katanya.

Ia juga meminta pengendara di jalan tersebut untuk tidak memparkirkan kendaraannya di bahu jalan guna mencegah terjadinya kemacetan panjang.

BACA JUGA:  Dinkes Kota Bogor Tangani Warga Keracunan Tutut

Ia menjelaskan kondisi jalan dari Simpang Gadog menuju Puncak relatif sempit sehingga rawan kemacetan lalu lintas.

“Dan bilamana ada kendaraan atau mobil pribadi yang berhenti pada bahu jalan maka akan terjadi penyempitan jalan, tentu itu merugikan,” katanya.

Pihak Humas Jasa Marga Cabang Jagorawi (Jakarta-Bogor-Ciawi) menyebutkan arus lalu lintas di Gerbang Tol Exit Gadog terpantau ramai lancar.

BACA JUGA:  Jelang Lebaran, Warga Kampung Ketupat Banjir Pesanan

Untuk KM.43+000 hingga 45+000 arah Ciawi terpantau lancar di dua sisi jalur lalu lintas.

Akan tetapi, petugas harus tetap berjaga-jaga karena kepadatan arus lalu lintas tidak dapat diprediksi. (Ant/Su02)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Block title

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Jakarta Masuk Jajaran 30 Kota Terbaik Dunia untuk Ekosistem Startup Bertaraf Global

Ketua Umum Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI) Joddy Hernady memaparkan ada empat faktor yang menjadikan Jakarta sebagai kota 30 teratas penantang kuat ekonomi startup di dunia.

Satu Keluarga Tewas Akibat Terjebak Kebakaran Ruko di Jakarta Utara

“Keempat orang yang tewas itu merupakan satu keluarga,” kata Mustakim

Di Wilayah Ini, Kembali Listrik Padam Setelah Sebelumnya Menyala

Listrik masih byar-pet di wilayah ini. Rafiq salah satu warga yang tinggal di wilayah tersebut mengatakan bahwa pemadaman listrik oleh PLN terjadi pada pukul 07.00 WIB.

Bantah Klaim Anies Baswedan, Djarot: Program Pengelolaan Sampah ITF Sejak Era Ahok

Kata Anies Baswedan, di eranya baru ada program pengelolaan sampah ITF, tapi Djarot mengatakan justru di era Ahok. Jadi mana yang benar?

SIM Kamu Habis Masa Berlakunya Hari ini? Catat, Inilah Lokasi SIM Keliling di Jakarta

SIM habis masa berlakunya, jangan pusing, datang saja ke layanan SIM Keliling milik Polda Metro Jaya. Cari yang terdekat dengan lokasi mu...

Wow, Pagi Ini Kualitas Udara Jakarta Membaik Tidak Lagi Kota Terpolusi di Dunia

Berada di nomor urut 23 dunia, kualitas udara Jakarta pagi ini membaik. Apakah karena listrik padam panjang ya? coba simak di berita ini....

BODETABEK

Mengenaskan, Seorang Polisi Tewas Ditembak Rekannya Sesama Polisi

Seorang anggota polisi yang bertugas di Samsat Polda Metro Jaya dengan pangkat Brigadir Kepala (Bripka) berinisial RE tewas mengenaskan ditembak rekannya sesama polisi.

Partisipasi Pemilih di Depok Meningkat

METRO POPULER

Proyek Blast Furnace Potensi Rugikan Krakatau Rp10 Triliun, Said Didu: Kontraktornya dari China

Nah lho? Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, M Said Didu mengatakan bahwa proyek blast furnace tersebut dikerjakan oleh kontraktor dari negara China.