Pemkot Depok Jamin Pasokan Sembako Lancar

0
23
Sembako (foto:istimewa)

DEPOK, SERUJI.CO.ID – Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna menjamin pasokan sembako ke pasar-pasar tradisional dan modern berjalan lancar agar harga bahan pokok tersebut tidak mengalami kenaikan yang tinggi.

“Kalau pasokan lancar dan barang tersedia maka masyarakat mudah mendapatkannya maka harga bahan pokok tak akan naik signifikan,” kata Pradi di Depok, Kamis (17/5).

Ia mengatakan saat ini pihaknya terus melakukan koordinasi dengan dinas terkait yaitu Dinas Perdagangan dan Perindustrian memantau secara langsung pasokan dan harga bahan pokok di pasar.

Pradi mengakui hasil pantauan tersebut ada beberapa harga yang mulai mengalami kenaikan seperti cabai dan bawang, namun kenaikan harga tersebut belum signifikan dan masih dalam batas kewajaran.

“Kita sudah mulai antisipasi agar kenaikan harga tersebut tidak signifikan yang memberatkan masyarakat,” katanya.

Berdasarkan catatan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Depok Jawa Barat harga beras kualitas premium masih stabil yaitu Rp11.420 per kg, daging sapi murni Rp120.000 per kg, daging ayam broiler Rp 37.257 per kg, telur ayam broiler Rp22.767 per kg, minyak goreng curah Rp11.157 per liter dan gula pasir Rp12.583 per kg.

Pradi juga menegaskan akan melakukan terobosan-terobosan jika harga mengalami kenaikan yang tinggi. Untuk itu yang perlu diperhatikan adalah pasokan sembako yang lancar sehingga memudahkan masyarakat mendapatkannya.

“Penanganan langkah-langkah yang efektif dan efisien biasanya dilakukan jika ada gejolak pada jelang lebaran,” katanya.

Menurut Pradi akan ada kerja sama dengan pemerintah pusat untuk menggelar operasi pasar dan juga ada satgas pasar yang akan turun langsung ke masyarakat.

Pradi juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak bebelanja secara berlebihan karena ketersediaan barang mencukupi.

“Belanja wajar saja karena sembako dijamin mencukupi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Selain bahan pokok yang perlu diperhatikan kata Pradi juga adalah pasokan gas 3 kilogram yang biasanya permintaan meningkat tajam selama Ramadhan.

“Ini memang perlu kita antisipasi agar ketersediaannya mencukupi,” katanya.

Untuk itu ia mengintruksikan para camat dan juga lurah setempat ikut mengawasi jika ada kelangkaan gas diwilayahnya masing-masing.

“Hiswana Migas juga sudah menyatakan kesiapannya untuk memenuhi kebutuhan gas selama Ramadhan hingga Idul Fitri,” ujarnya. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU