Tolak Eksekusi, Pedagang Pasar Kemiri Muka Unjuk Rasa

DEPOK, SERUJI.CO.ID – Para pedagang Pasar Kemiri Muka Kota Depok, Jawa Barat, menolak eksekusi lahan dengan melakukan aksi unjuk rasa di depan Pengadilan Negeri dan Balai Kota Depok.

“Kami menolak pelaksanaan eksekusi dalam bentuk apapun,” kata Ketua Perkumpulan Pedagang Pasar Kemiri Muka, Karno di Depok, Senin (16/4).

Ia menegaskan para pedagang menolak eksekusi dalam bentuk pembacaan penetapan eksekusi tanpa diikuti pengosongan dan atau dalam bentuk pembacaan eksekusi dengan pengosongan sehingga pada pokoknya menolak eksekusi dalam bentuk apapun.

Pengadilan Negeri Kota Depok berencana melakukan eksekusi lahan Pasar tradisional terbesar di Kota Depok pada Kamis (19/4).


Dikatakannya, para pedagang pasar kemiri muka merasa rugi dengan adanya rencana eksekusi sebab para pedagang sudah melakukan jual beli kios terhadap PT Petamburan.

BACA JUGA:  Usai Libur Lebaran, Wali Kota Depok Imbau ASN Tingkatkan Kinerja

“PT Petamburan Jaya tidak bertanggung Jawab terhadap nasib pedagang selama ini. Karena selaku Developer tidak menyiapkan infrastruktur berupa akses jalan keluar di Pasar Kemiri Muka,” ujarnya.

Pihaknya lanjut dia juga telah melakukan perlawanan pihak ketiga (derden verzet) terhadap penetapan Ketua Pengadilan Negeri Depok tanggal 21 juni 2016, No 4 /Pen. Pdt/Del/X. Peng/2015 /PN. Depok Jo Nomor 16/Pdt.X/2012/Pn.bgr Jo no. 36 /Pdt. G/2009/PN. Bgr Jo Nomor 256 /Pdt/2010/PT. Bdg Jo. No. 695/Pdt /2011 Jo. Nomor 476 PK /Pdt /2013 dan terdaftar dalam register perkara Pengadilan Negeri Depok Nomor 81 /Pdt. PLW /2018 /PN. Dpk tertanggal 11 April 2018.

BACA JUGA:  KPU Depok Tetapkan Daftar Pemilih Tetap

“Untuk menghormati proses hukum yang saat ini sudah terdaftar di Pengadilan Negeri Depok agar penundaan eksekusi,” katanya.

BACA JUGA:  KPU Depok Kekurangan Surat Suara Pilgub

Ia berharap seluruh pihak untuk tetap menahan diri dan menghormati proses hukum serta tidak memaksakan kehendak untuk tetap melakukan pelaksanaan eksekusi dan apabila tetap melaksanakan kehendak untuk melaksanakan eksekusi.

Namun apabila eksekusi tetap dilanjutkan kami meminta seluruh komponen masyarakat Depok, baik sipil Militer, Ormas,OKP, LSM untuk dapat mempertahankan Pasar Kemiri Muka Depok, karena tanah dan berikut bangunan di atasnya adalah milik negara. (Ant/Hrn)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Block title

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Jakarta Masuk Jajaran 30 Kota Terbaik Dunia untuk Ekosistem Startup Bertaraf Global

Ketua Umum Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI) Joddy Hernady memaparkan ada empat faktor yang menjadikan Jakarta sebagai kota 30 teratas penantang kuat ekonomi startup di dunia.

Satu Keluarga Tewas Akibat Terjebak Kebakaran Ruko di Jakarta Utara

“Keempat orang yang tewas itu merupakan satu keluarga,” kata Mustakim

Di Wilayah Ini, Kembali Listrik Padam Setelah Sebelumnya Menyala

Listrik masih byar-pet di wilayah ini. Rafiq salah satu warga yang tinggal di wilayah tersebut mengatakan bahwa pemadaman listrik oleh PLN terjadi pada pukul 07.00 WIB.

Bantah Klaim Anies Baswedan, Djarot: Program Pengelolaan Sampah ITF Sejak Era Ahok

Kata Anies Baswedan, di eranya baru ada program pengelolaan sampah ITF, tapi Djarot mengatakan justru di era Ahok. Jadi mana yang benar?

SIM Kamu Habis Masa Berlakunya Hari ini? Catat, Inilah Lokasi SIM Keliling di Jakarta

SIM habis masa berlakunya, jangan pusing, datang saja ke layanan SIM Keliling milik Polda Metro Jaya. Cari yang terdekat dengan lokasi mu...

Wow, Pagi Ini Kualitas Udara Jakarta Membaik Tidak Lagi Kota Terpolusi di Dunia

Berada di nomor urut 23 dunia, kualitas udara Jakarta pagi ini membaik. Apakah karena listrik padam panjang ya? coba simak di berita ini....

BODETABEK

Mengenaskan, Seorang Polisi Tewas Ditembak Rekannya Sesama Polisi

Seorang anggota polisi yang bertugas di Samsat Polda Metro Jaya dengan pangkat Brigadir Kepala (Bripka) berinisial RE tewas mengenaskan ditembak rekannya sesama polisi.

Partisipasi Pemilih di Depok Meningkat

METRO POPULER