Tangerang Akan Bongkar 35 Pabrik Tanpa Izin

TANGERANG, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, mengagendakan untuk membongkar sebanyak 35 pabrik di Kecamatan Sepatan Timur karena tidak mengantongi izin dari instansi berwenang.

“Pemilik pabrik sengaja membangun di lahan pengairan milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPU-Pera),” kata Kepala Trantib Kecamatan Sepatan Timur, Tata Jauhari di Tangerang, Jumat (27/4).

Tata mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan aparat KemenPU-Pera di Jakarta dan rapat sebanyak empat kali untuk membahas keberadaan pabrik tersebut.

Namun sejumlah pabrik tersebut berada di Desa Lebak Wangi, Kedaung Barat, Pondok Kelor yang berdekatan dengan daerah aliran Sungai Cisadane.

BACA JUGA:  Melalui Makam Keramat, Tangerang Minta Tol Serpong-Balaraja Dipindah

Menurut dia, dari hasil rapat di Jakarta, bahwa di lokasi pabrik itu dijadikan pelebaran jalan dan jalur hijau sebagai paru-paru kota.

Sejumlah pabrik tanpa izin tersebut diketahui setelah melakukan pendataan dengan melibatkan instansi berwenang Pemkab Tangerang.

Dia mengatakan aparat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Pemkab Tangerang tidak mengeluarkan izin kepada pengelola pabrik itu karena berada di lahan milik pemerintah.

Sedangkan pemilik pabrik mengabaikan perizinan dan terus saja melanjutkan pembangunan dan merekrut tenaga kerja.

Dia mengatakan telah mendata pekerja di pabrik itu, tapi jumlahnya relatif sedikit dan tidak berpengaruh terhadap pekerja bila dibongkar.

BACA JUGA:  Pemkab Tangerang Ajukan Pengerukan Sungai Cisadane

Meski telah mengagendakan pembongkaran sejumlah pabrik tapi dia enggan menyebutkan kapan dilakukan.

Sebelumnya, pihaknya mengakui pabrik thiner di Desa Kedaung Barat RT 05/02, Kecamatan Sepatan Timur yang terbakar tanpa mengantongi izin.

BACA JUGA:  Dishub Tangerang Periksa Kendaraan dan Sopir Jelang Mudik Lebaran

Pihaknya hanya melihat hanya ada rekomendasi surat keterangan usaha dari aparat desa setempat.

Bahkan aparat Polres Tangerang, memburu Dd, pemilik pabrik itu karena menghilang setelah kebakaran dan identitas pelaku sudah diketahui dari keterangan sejumlah saksi di lokasi. (Ant/SU02)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Block title

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Jakarta Masuk Jajaran 30 Kota Terbaik Dunia untuk Ekosistem Startup Bertaraf Global

Ketua Umum Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI) Joddy Hernady memaparkan ada empat faktor yang menjadikan Jakarta sebagai kota 30 teratas penantang kuat ekonomi startup di dunia.

Satu Keluarga Tewas Akibat Terjebak Kebakaran Ruko di Jakarta Utara

“Keempat orang yang tewas itu merupakan satu keluarga,” kata Mustakim

Di Wilayah Ini, Kembali Listrik Padam Setelah Sebelumnya Menyala

Listrik masih byar-pet di wilayah ini. Rafiq salah satu warga yang tinggal di wilayah tersebut mengatakan bahwa pemadaman listrik oleh PLN terjadi pada pukul 07.00 WIB.

Bantah Klaim Anies Baswedan, Djarot: Program Pengelolaan Sampah ITF Sejak Era Ahok

Kata Anies Baswedan, di eranya baru ada program pengelolaan sampah ITF, tapi Djarot mengatakan justru di era Ahok. Jadi mana yang benar?

SIM Kamu Habis Masa Berlakunya Hari ini? Catat, Inilah Lokasi SIM Keliling di Jakarta

SIM habis masa berlakunya, jangan pusing, datang saja ke layanan SIM Keliling milik Polda Metro Jaya. Cari yang terdekat dengan lokasi mu...

Wow, Pagi Ini Kualitas Udara Jakarta Membaik Tidak Lagi Kota Terpolusi di Dunia

Berada di nomor urut 23 dunia, kualitas udara Jakarta pagi ini membaik. Apakah karena listrik padam panjang ya? coba simak di berita ini....

BODETABEK

Mengenaskan, Seorang Polisi Tewas Ditembak Rekannya Sesama Polisi

Seorang anggota polisi yang bertugas di Samsat Polda Metro Jaya dengan pangkat Brigadir Kepala (Bripka) berinisial RE tewas mengenaskan ditembak rekannya sesama polisi.

Partisipasi Pemilih di Depok Meningkat

METRO POPULER

Kenang Kepsek Semasa Sekolah di SMAN 2 Yogya Yang Wafat, Anies Baswedan: Beliau Teladan

Diantara yang dikenang mantan Menteri Pendidikan ini adalah kebiasaan Pak Anton yang setiap pagi pukul 6.30 selalu menunggu muridnya di depan gerbang sekolah, sambil menyapa dengan hangat.