Wali Kota Prihatin Adanya Kasus Oknum Guru Cabul

DEPOK, SERUJI.CO.ID – Wali Kota Depok Mohammad Idris sangat prihatin atas terjadinya kasus kekerasan seksual yang dilakukan seorang oknum guru kepada anak didiknya di sekolah dasar di Kota Depok.

“Kami berkomitmen agar kasus kekerasan yang menimpa pelajar Kota Depok diselesaikan secara tuntas,” kata Idris di Depok, Jawa Barat, Senin (11/6).

Bahkan Wali Kota telah menginstruksikan Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok melalui Unit Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) untuk melakukan pendampingan kasus tersebut dengan melakukan penanganan dari awal hingga akhir.

“Kami menginstruksikan DPAPMK melakukan kolaborasi bersama dengan pihak Polresta Depok,” ujarnya.


Untuk itu atas nama Pemerintah Kota Depok mengecam keras pelaku yang saat ini ditangani pihak kepolisian. Pemerintah Kota Depok akan fokus terhadap para korban dengan melakukan pendampingan melalui P2TP2A.

BACA JUGA:  Antisipasi Terjadi Kebakaran, Damkar Depok Tetap Siaga Selama Libur Lebaran

“Kami berharap kasus ini segera selesai dan kekerasan kepada anak tidak ada lagi di Kota Depok,” ucapnya, berharap.

Sementara itu, Kepala Bidang Tumbuh Kembang dan Kota Layak Anak DPAPMK Kota Depok Yulia Octavia mengatakan P2TP2A Kota Depok sudah mendapatkan laporan dari orang tua korban sejak April 2018 lalu.

Selanjutnya dilakukan pendampingan kepada korban, dikarenakan memikirkan para korban yang masih duduk di kelas 6 Sekolah Dasar yang saat itu akan mengikuti Ujian Nasional (UN).

“Penanganan awal sebelum pemberitaan ini menjadi viral, kami melakukan bimbingan konseling, dengan didampingi psikolog yang telah kami sediakan secara gratis. Hal tersebut dilakukan, agar korban tersebut dapat mengikuti UN,” ujarnya.

BACA JUGA:  Wali Kota Depok Lakukan Berbagai Terobosan Percepatan Pembangunan

Ia menjelaskan, setelah melakukan pendampingan terhadap korban kekerasan pada anak, P2TP2A terus gencar melakukan aksi sosialisasi Stop Kekerasan Pada Anak (SKPA) kepada sekolah-sekolah, guru, dan juga orang tua murid bekerja sama dengan Polresta Depok dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

BACA JUGA:  Partisipasi Pemilih di Depok Meningkat

Selain itu, dirinya mengimbau kepada media agar ikut serta mendeklarasikan pencegahan kekerasan pada anak.

“Peran media sangat kami butuhkan di sini dalam mendeklarasikan Stop Kekerasan Pada Anak. Agar korban-korban tidak mengalami trauma berkepanjangan dan turut mensukseskan program Pemerintah Kota Depok, sebagai Kota Layak Anak ( KLA),” ujarnya.
 (Ant/SU02)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Block title

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Jakarta Masuk Jajaran 30 Kota Terbaik Dunia untuk Ekosistem Startup Bertaraf Global

Ketua Umum Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI) Joddy Hernady memaparkan ada empat faktor yang menjadikan Jakarta sebagai kota 30 teratas penantang kuat ekonomi startup di dunia.

Satu Keluarga Tewas Akibat Terjebak Kebakaran Ruko di Jakarta Utara

“Keempat orang yang tewas itu merupakan satu keluarga,” kata Mustakim

Di Wilayah Ini, Kembali Listrik Padam Setelah Sebelumnya Menyala

Listrik masih byar-pet di wilayah ini. Rafiq salah satu warga yang tinggal di wilayah tersebut mengatakan bahwa pemadaman listrik oleh PLN terjadi pada pukul 07.00 WIB.

Bantah Klaim Anies Baswedan, Djarot: Program Pengelolaan Sampah ITF Sejak Era Ahok

Kata Anies Baswedan, di eranya baru ada program pengelolaan sampah ITF, tapi Djarot mengatakan justru di era Ahok. Jadi mana yang benar?

SIM Kamu Habis Masa Berlakunya Hari ini? Catat, Inilah Lokasi SIM Keliling di Jakarta

SIM habis masa berlakunya, jangan pusing, datang saja ke layanan SIM Keliling milik Polda Metro Jaya. Cari yang terdekat dengan lokasi mu...

Wow, Pagi Ini Kualitas Udara Jakarta Membaik Tidak Lagi Kota Terpolusi di Dunia

Berada di nomor urut 23 dunia, kualitas udara Jakarta pagi ini membaik. Apakah karena listrik padam panjang ya? coba simak di berita ini....

BODETABEK

Mengenaskan, Seorang Polisi Tewas Ditembak Rekannya Sesama Polisi

Seorang anggota polisi yang bertugas di Samsat Polda Metro Jaya dengan pangkat Brigadir Kepala (Bripka) berinisial RE tewas mengenaskan ditembak rekannya sesama polisi.

Partisipasi Pemilih di Depok Meningkat

METRO POPULER

Kenang Kepsek Semasa Sekolah di SMAN 2 Yogya Yang Wafat, Anies Baswedan: Beliau Teladan

Diantara yang dikenang mantan Menteri Pendidikan ini adalah kebiasaan Pak Anton yang setiap pagi pukul 6.30 selalu menunggu muridnya di depan gerbang sekolah, sambil menyapa dengan hangat.