Dinsos Tangerang Segera Luncurkan BPNT 2018 di Pakuhaji

TANGERANG, SERUJI.CO.ID – Dinas Sosial (Dinsos) Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, akan meluncurkan Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Kiara Payung, Kecamatan Pakuhaji, pada Kamis (26/4).

“Telah dilakukan sosialisasi kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sehingga mereka mendapatkan beras dan telur,” kata Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penangganan Fakir Miskin Dinsos Pemkab Tangerang, Mohammad Sadeli di Tangerang, Jumat (20/4).

Sadeli mengatakan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis program itu telah disampaikan kepada camat dan KPM.

Sosialisasi tersebut dilakukan agar tidak terjadi kekeliruan dalam penyaluran BPNT karena yang berhak adalah warga tidak mampu sebagai KPM.

BACA JUGA:  Pemkab Tangerang Ajukan Pengerukan Sungai Cisadane

Program BPNT tersebut merupakan pengganti program pemberian beras sejahtera (rastra) dan KPM mendapatkan telur.

Sedangkan penyaluran rastra hanya berlaku Januari hingga Maret sebanyak 15 kg setiap warga kurang mampu dengan membayar Rp1.600 per kg.

Dia menambahkan KPM dapat berbelanja di Warung Gotong-Royong Elektronik (e-Warong) pada agen penyalur beras.

Bahkan pemegang KPM tersebut tidak dibebani biaya alias gratis, hal itu berbeda dengan program rastra.

Saat ini penyaluran beras tidak lagi oleh Bulog Divisi Regional (Divre) Tangerang tapi koperasi atau swasta yang ditunjuk.

Demikian pula aparat Dinsos setempat tidak berhak menunjuk penyalur beras atau telur tapi harus berkoordinasi dengan agen Tenaga Kesejehteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

BACA JUGA:  Dua Pintu Air di Batuceper Akan Dijadikan Kampung Wisata

Hal tersebut karena banyak pelaku usaha yang mendatangi aparat Dinsos menanyakan bersedia menjadi agen penyalur telur dan beras.

BACA JUGA:  Dua Pintu Air di Batuceper Akan Dijadikan Kampung Wisata

Sebelumnya, Sekretaris Dinsos Pemkab Tangerang, Achmad mengatakan menerima sejumlah pengaduan dari warga tentang beras rusak yang telah disalurkan Bulog Divisi Regional Tangerang.

Beras yang dikirim petugas ke warga penerima banyak dalam kondisi patah, rusak, seperti dedak dan tidak layak dikonsumsi.

Pihak Dinsos telah menyampaikan kepada petugas Bulog supaya mereka memperbaiki kinerja dan menyalurkan beras yang layak dikonsumsi. (Ant/SU02)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Block title

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Jakarta Masuk Jajaran 30 Kota Terbaik Dunia untuk Ekosistem Startup Bertaraf Global

Ketua Umum Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI) Joddy Hernady memaparkan ada empat faktor yang menjadikan Jakarta sebagai kota 30 teratas penantang kuat ekonomi startup di dunia.

Satu Keluarga Tewas Akibat Terjebak Kebakaran Ruko di Jakarta Utara

“Keempat orang yang tewas itu merupakan satu keluarga,” kata Mustakim

Di Wilayah Ini, Kembali Listrik Padam Setelah Sebelumnya Menyala

Listrik masih byar-pet di wilayah ini. Rafiq salah satu warga yang tinggal di wilayah tersebut mengatakan bahwa pemadaman listrik oleh PLN terjadi pada pukul 07.00 WIB.

Bantah Klaim Anies Baswedan, Djarot: Program Pengelolaan Sampah ITF Sejak Era Ahok

Kata Anies Baswedan, di eranya baru ada program pengelolaan sampah ITF, tapi Djarot mengatakan justru di era Ahok. Jadi mana yang benar?

SIM Kamu Habis Masa Berlakunya Hari ini? Catat, Inilah Lokasi SIM Keliling di Jakarta

SIM habis masa berlakunya, jangan pusing, datang saja ke layanan SIM Keliling milik Polda Metro Jaya. Cari yang terdekat dengan lokasi mu...

Wow, Pagi Ini Kualitas Udara Jakarta Membaik Tidak Lagi Kota Terpolusi di Dunia

Berada di nomor urut 23 dunia, kualitas udara Jakarta pagi ini membaik. Apakah karena listrik padam panjang ya? coba simak di berita ini....

BODETABEK

Mengenaskan, Seorang Polisi Tewas Ditembak Rekannya Sesama Polisi

Seorang anggota polisi yang bertugas di Samsat Polda Metro Jaya dengan pangkat Brigadir Kepala (Bripka) berinisial RE tewas mengenaskan ditembak rekannya sesama polisi.

Partisipasi Pemilih di Depok Meningkat

METRO POPULER