Dishub Tangerang Lakukan Kajian Atasi Kemacetan

TANGERANG, SERUJI.CO.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang, Banten telah melakukan kajian untuk mengatasi kemacetan pada ruas tertentu agar pengendara dapat dengan lancar melintas.

“Kami sudah sampaikan kajian itu ke Kemenhub agar ada tindak lanjut,” kata Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Dishub Kabupaten Tangerang Dani Wiradana di Tangerang, Selasa (8/5).

Dani mengatakan kajian tersebut dilakukan pada jalan utama dan alternatif seperti di Jalan Raya Serang, Kosambi, Balaraja, Cikupa dan Teluknaga.

Menurut dia, kewenangan pihaknya terbatas hanya fokus untuk penangganan jalan kabupaten termasuk mengenai rambu lalu lintas dan sarana serta prasarana pendukung lainnya.

BACA JUGA:  Dinkes Tangerang Siapkan 17 Rumah Sakit Rujukan Saat Mudik Lebaran

Pihaknya telah mengusulkan agar dilakukan pelebaran jalan di perempatan kawasan Bitung, Kecamatan Curug dan di depan pintu masuk tol Baralaraja.

Hal tersebut karena pengemudi angkutan umum sengaja menaikkan dan menurunkan penumpang di kawasan itu.

Bahkan pengemudi truk bertonase besar sengaja instirahat di pintu masuk tol sehingga menambah kemacetan arus lalu lintas.

“Padahal seharusnya pengemudi dapat istirahat pada lokasi yang sudah disediakan perusahaan atau pengelola jalan tol,” katanya.

Akibat banyaknya kendaraan yang berhenti sembarang tempat, menambah kemacetan akibat mengunakan bahu jalan sehingga menjadi sempit.

Pihaknya telah menempatkan petugas di lokasi rawan macet untuk membantu petugas lainnya dan selalu berkoordinasi dengan Polresta Tangerang.

BACA JUGA:  Kementerian Perdagangan Tinjau SPBU Curang di Ciputat

Menurut dia, kemacetan lalu lintas pada jam sibuk kerja atau saat pulang kerja buruh pabrik karena kendaraan umum sengaja berhenti di depan pintu gerbang perusahaan.

BACA JUGA:  Kondisi Jalan di Tangerang Bahayakan Pengendara

Dia menambahkan kemacetan terjadi di jalan Raya Serang pada titik tertentu depan pabrik dengan jumlah pekerja mencapai ribuan.

Pihaknya menyarankan agar pengusaha menyediakan tempat khusus untuk mengangkut pekerja dan jangan dibiarkan begitu saja mencari angkutan umum di bahu jalan.

Namun pihaknya mengapresiasi pengusaha yang menyediakan kendaraan untuk membawa pekerja pabrik berangkat dan pulang kerja demi mengurangi kemacetan lalu lintas. (Ant/SU01)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Block title

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Jakarta Masuk Jajaran 30 Kota Terbaik Dunia untuk Ekosistem Startup Bertaraf Global

Ketua Umum Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI) Joddy Hernady memaparkan ada empat faktor yang menjadikan Jakarta sebagai kota 30 teratas penantang kuat ekonomi startup di dunia.

Satu Keluarga Tewas Akibat Terjebak Kebakaran Ruko di Jakarta Utara

“Keempat orang yang tewas itu merupakan satu keluarga,” kata Mustakim

Di Wilayah Ini, Kembali Listrik Padam Setelah Sebelumnya Menyala

Listrik masih byar-pet di wilayah ini. Rafiq salah satu warga yang tinggal di wilayah tersebut mengatakan bahwa pemadaman listrik oleh PLN terjadi pada pukul 07.00 WIB.

Bantah Klaim Anies Baswedan, Djarot: Program Pengelolaan Sampah ITF Sejak Era Ahok

Kata Anies Baswedan, di eranya baru ada program pengelolaan sampah ITF, tapi Djarot mengatakan justru di era Ahok. Jadi mana yang benar?

SIM Kamu Habis Masa Berlakunya Hari ini? Catat, Inilah Lokasi SIM Keliling di Jakarta

SIM habis masa berlakunya, jangan pusing, datang saja ke layanan SIM Keliling milik Polda Metro Jaya. Cari yang terdekat dengan lokasi mu...

Wow, Pagi Ini Kualitas Udara Jakarta Membaik Tidak Lagi Kota Terpolusi di Dunia

Berada di nomor urut 23 dunia, kualitas udara Jakarta pagi ini membaik. Apakah karena listrik padam panjang ya? coba simak di berita ini....

BODETABEK

Mengenaskan, Seorang Polisi Tewas Ditembak Rekannya Sesama Polisi

Seorang anggota polisi yang bertugas di Samsat Polda Metro Jaya dengan pangkat Brigadir Kepala (Bripka) berinisial RE tewas mengenaskan ditembak rekannya sesama polisi.

Partisipasi Pemilih di Depok Meningkat

METRO POPULER