Akhir Pekan, AirVisual Deteksi Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia

Kondisi Udara di BSD dan Pegadungan Jakarta Sangat Tidak Sehat

Titik-titik yang terpasang alat pemantau kualitas udara AirVisual memperlihatkan kondisi udara di Jakarta pada AHad (28/7/2019).

Dengan kondisi AQI 195 dan PM2.5 menyentuh 140,5 µgram/m³, AirVisual juga menyarankan menggunakan masker jika terpaksa beraktivitas di luar rumah.

Sebebagai informasi, AQI adalah nilai untuk menentukan kualitas udara di suatu daerah yang memiliki rentang nilai dari 0 sampai 500. Semakin tinggi nilai AQI maka artinya semakin tinggi tingkat polusi udara di wilayah tersebut.

Skor AQI 0-5 berarti kualitas udara bagus, 51-100 berarti moderat, 101-150 tidak sehat bagi orang yang sensitif, 151-200 tidak sehat, 201-203 sangat tidak sehat, dan 301-500 ke atas berarti berbahaya.

BACA JUGA:  H+4 Lebaran, Stasiun Gambir Masih Berangkatkan Kereta Tambahan

Dari 8 titik pantau AirVisual di Jakarta, ada 2 lokasi yang kondisinya sangat tidak sehat (very unhealthy), yakni di daerah BSD (AQI 206) dan Pegadungan (AQI 265).


Daerah yang terpantau unhealthy adalah Pejaten Barat (AQI 195), Kedutaan AS Jaksel (AQI 182), Kedutaan AS Jakpus (AQI 181), Kemayoran (AQI 158), Mangga Dua (AQI 189), dan Rawamangun (AQI 194).

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

BODETABEK

METRO POPULER