Polda Metro Tolak Laporan Intimidasi #2019GantiPresiden

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pihak Polda Metro Jaya menolak laporan Pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terhadap oknum massa yang mengenakan atribut “#2019GantiPresiden” terhadap ibu dan anak yang menggunakan atribut “#DiaSibukKerja” saat acara hari bebas berkendaraan.

“Ada beberapa barang bukti yang harus dilengkapi,” kata pengacara PSI Dini Parwono di Jakarta Senin (30/4).

Dini mengatakan petugas Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya belum mengeluarkan laporan polisi lantaran terdapat kekurangan barang bukti.

BACA JUGA:  Innalillahi, Dua Anak Tewas di Acara Pembagian Sembako di Monas

Dini mengungkapkan PSI merupakan partai politik yang mewakili suara perempuan sehingga memberikan advokasi kepada perempuan diduga menerima tindakan intimidasi bernama Susi Ferawati.


Diungkapkan Dini, Susi bersama anaknya yang menggunakan kaos #DiaSibukKerja menerima tindakan intimidasi dari oknum massa yang mengenakan baju beratribut #2019GantiPresiden.

Ketua DPP PSI Tsamara Amany Alatas menegaskan laporan intimidasi yang dialami Susi dan anaknya merupakan murni gerakan PSI dan tidak membawa “pesanan” politis dari pihak tertentu.

Tsamara mengajak masyarakat Indonesia menghargai perbedaan dalam menentukan sikap dan aspirasi politik.

BACA JUGA:  Terminal Pulo Gebang Didominasi Pemudik Tujuan Jabar

Berdasarkan video yang beredar, aksi intimidasi yang dilakukan oknum itu seperti mengebaskan uang ke arah wajah seorang ibu, serta mengeluarkan kata kasar.

Sebelumnya, beredar video melalui media sosial yang merekam sekelompok massa beratribut kaos #2019GantiPresiden terlibat aksi intimidasi terhadap sekelompok orang yang mengenakan kaos #DiaSibukKerja saat Hari Bebas Berkendaraan di sekitar Bundaran HI Jakarta Pusat pada Ahad (29/4) pagi. (Ant/SU02)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Block title

4 KOMENTAR

  1. Cfd d jadikan ajang politik,kl salah silahkan d usut, tp jangan lupa sebelumny lebih parah bahkan dr pihak penguasa.
    Persekusi melanggar hukum, tindak. Tp jangan lupa jg ada pembagian sembako yg memakan korban. D lihat dr kasusny berat mana?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Jakarta Masuk Jajaran 30 Kota Terbaik Dunia untuk Ekosistem Startup Bertaraf Global

Ketua Umum Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI) Joddy Hernady memaparkan ada empat faktor yang menjadikan Jakarta sebagai kota 30 teratas penantang kuat ekonomi startup di dunia.

Satu Keluarga Tewas Akibat Terjebak Kebakaran Ruko di Jakarta Utara

“Keempat orang yang tewas itu merupakan satu keluarga,” kata Mustakim

Di Wilayah Ini, Kembali Listrik Padam Setelah Sebelumnya Menyala

Listrik masih byar-pet di wilayah ini. Rafiq salah satu warga yang tinggal di wilayah tersebut mengatakan bahwa pemadaman listrik oleh PLN terjadi pada pukul 07.00 WIB.

Bantah Klaim Anies Baswedan, Djarot: Program Pengelolaan Sampah ITF Sejak Era Ahok

Kata Anies Baswedan, di eranya baru ada program pengelolaan sampah ITF, tapi Djarot mengatakan justru di era Ahok. Jadi mana yang benar?

SIM Kamu Habis Masa Berlakunya Hari ini? Catat, Inilah Lokasi SIM Keliling di Jakarta

SIM habis masa berlakunya, jangan pusing, datang saja ke layanan SIM Keliling milik Polda Metro Jaya. Cari yang terdekat dengan lokasi mu...

Wow, Pagi Ini Kualitas Udara Jakarta Membaik Tidak Lagi Kota Terpolusi di Dunia

Berada di nomor urut 23 dunia, kualitas udara Jakarta pagi ini membaik. Apakah karena listrik padam panjang ya? coba simak di berita ini....

BODETABEK

Mengenaskan, Seorang Polisi Tewas Ditembak Rekannya Sesama Polisi

Seorang anggota polisi yang bertugas di Samsat Polda Metro Jaya dengan pangkat Brigadir Kepala (Bripka) berinisial RE tewas mengenaskan ditembak rekannya sesama polisi.

Partisipasi Pemilih di Depok Meningkat

METRO POPULER